Bisnis Indonesia Online » Keuangan » Ekonomi Internasional


Jumat, 05/09/2008 19:50 WIB

Pengangguran di AS bakal tertinggi empat tahun

oleh : Berliana Elisabeth S.

WASHINGTON (Bloomberg): Angka pengangguran di AS periode Agustus diprediksi tertinggi empat tahun yakni 5,7% sehingga menaikkan kekhawatiran akan risiko pertumbuhan ekonomi yang akan diprediksi turun pada semester kedua 2008

Upah, payroll, juga akan turun 75.000 setelah sebelumnya juga terhempas 51.000 pada Juli, menurut rata-rata estimasi 76 ekonom yang disurvei Bloomberg News sebelum laporan Departemen Tenaga Kerja AS, yang dijadwalkan pada pukul 8:30 a.m waktu Washington hari ini atau pukul 20.30 WIB hari ini.

Pemutusan hubungan kerja bulanan juga akan bertambah karena penjualan rumah di AS menurun akibat suku bunga kredit dan harga yang naik. Pemangkasan tenaga kerja tejadi pada perusahaan UAL Corp serta Gannett Co dipicu berkurangnya belanja konsumen, bagian terbesar dalam perekonomian, sehingga melemahkan pertumbuhan ekonomi pada akhir tahun.

"Pasar tenaga kerja akan terpukul periode Agustus sehingga akan memukul perekonomian pada semester kedua tahun ini," kata Chris Rupkey, chief financial economist Bank of Tokyo- Mitsubishi UFJ Ltd. di New York.

Departemen tenaga kerja AS akan mengumumkan laporan payroll pada pukul 8:30 a.m. waktu Washington hari ini atau pukul 20:30 WIB. hasil survey Bloomberg menyatakan akan turun antara 30.000-150.000. Angka pengangguran naik dari 5,5% hingga 5,9%. Factory payrolls turun  35.000, menurut hasil survei rata-rata.

Harga obligasi hari ini naik, dipimpin peningkatan oblogasi 10 tahun yang mencatat kenaikan mingguan tertinggi sejak Februari dipicu spekulasi bahwa rilis akan menunjukkan ekonomi menuju perlambatan. Yiled obligasi berjangka waktu 10 tahun turun 2 basis poin menjadi 3,60% pada pukul 10:47 a.m di London menurut data broker obligasi BGCantor Market.

Barclays Capital, memprediksi payroll pada 5 Agustus 2008 turun 75.000, dan pengangguran naik 5,8%, Bank of Tokyo-Mitsubishi menyatakan payroll -71.000, dan pengangguran 5,8%,
BNP Paribas -90.000 dan 5,8%, Lehman Brothers -100.000 dan 5,7%, J.P. Morgan Chase -100.000 dan 5,8% dan lebih ekstrim lagi Merrill Lynch memprediksi payroll turun 140.000 dan pengangguran bertambah 5,8%.

bisnis.com

 

Berita Lain

  • BT Group rumahkan 6% pekerja
  • Morgan Stanley kurangi 10% staf
  • AS krisis terpanjang dalam tiga dekade
  • ING Groep NV rugi 1,51 miliar euro

Komentar

Beri Komentar