Bisnis Indonesia Online » Keuangan » Ekonomi Internasional
Jumat, 03/10/2008 19:08 WIB
Turki cukup kuat hadapi krisis global
oleh : Ratna Ariyanti
ANKARA (AP): PM Turki Recep Tayyip Erdogan menegaskan kondisi perekonomian di negaranya cukup kuat untuk menghadapi krisis finansial global.
Erdogan menambahkan bahwa Turki hanya akan sedikit terkena dampak dari gonjang-ganjing perekonomian dunia. Turki telah mereformasi sistem perbankan pada saat krisis keuangan menimpa negara tersebut pada 2001.
Sebanyak 21 bank diambil alih oleh pemerintah. Perdana Menteri juga mengatakan pemerintah tidak berniat untuk meningkatkan jaminan tabungan. Pemerintah kini telah menjamin hingga US$39.000.
Para pelaku ekonomi Muslim Turki masuk ke kancah pasar bebas dengan tidak meninggalkan tradisi Islam itu sendiri. Bahkan mereka kerapkali menggunakan simbol-simbol "Islam" dalam pelbagai transaksi ekonomi liberal atau kapitalis tersebut.
Mereka menjadikan segala ritual dan simbol-simbol Islam sebagai komoditas yang sangat penting. Busana Muslim bahkan menjadi salah satu komoditas penting di kalangan masyarakat Islam Turki. Dalam hal ini, Islam tidak hanya menjadi agama, melainkan juga menjadi komoditas ekonomi.
Prinsip seperti ini didukung sepenuhnya oleh kalangan agamawan. Bahkan mereka menetapkan bahwa prinsip ekonomi Islam sangat sesuai dengan prinsip ekonomi kapitalis, yakni perdagangan bebas. (tw)
bisnis.com
Berita Lain
- Penurunan harga rumah di Hong Kong dekati 25%
- "ECB harus agresif turunkan suku bunga"
- Bank Sentral Thailand pangkas suku bunga 1%
- Australia kembali turunkan bunga 100 bps
- Selandia baru bakal turunkan bunga 1,5 bps