Bisnis Indonesia Online » Keuangan » Ekonomi Internasional
Kamis, 09/10/2008 08:35 WIB
Toyota tak mampu redam penurunan saham Asia
oleh : Berliana Elisabeth S.
SEOUL (Bloomberg): Mayoritas saham di pasar Asia pagi ini terkoreksi meski secara serentak enam bank sentral di dunia termasuk Federal Reserve memangkas suku bunganya. Investor pesimistis kebijakan itu tak mampu menyelamatkan perbankan.
Commonwealth Bank of Australia harga sahamnya terjungkal 7,9% setelah menjual sahamnya A$2 miliar (US$1,34 miliar) pada harga diskon untuk menambah dana untuk membeli HBOS Plc unit Australia.
Saham Toyota Motor Corp dan Canon Inc naik 2,4% setelah yen melemah terhadap dolar AS untuk pertama kalinya dalam sepekan. Penguatan yen akan menurunkan nilai profit perusahaan Jepang di luar negeri.
MSCI Asia Pacific Index turun 0,2% menjadi 91,20 pada pukul 9:41 a.m di Tokyo. Selama tahun ini indeks sudah terjungkal 42%, penurunan kemarin merupakan tertinggi sejak 2 April 1990.
Nikkei 225 Stock Average Jepang terkoreksi 0,2% menjadi 9.160,27. Kemarin indeks terjungkal 9,4%, penurunan terbesar sejak krisis global pada 1987. Indeks saham di Australia dan Korea Selatan juga turun.
Indeks saham di Wall Street Amerika Serikat kemarin juga terkoreksi, dengan indeks Standard & Poor's 500 terpangkas 1,1% menjadi 984,94, terendah sejak Agustus 2003. Indeks futures S&P 500 naik 0,4% pagi ini.
bisnis.com
Berita Lain
- Penurunan harga rumah di Hong Kong dekati 25%
- "ECB harus agresif turunkan suku bunga"
- Bank Sentral Thailand pangkas suku bunga 1%
- Australia kembali turunkan bunga 100 bps
- Selandia baru bakal turunkan bunga 1,5 bps