Bisnis Indonesia Online » Keuangan » Ekonomi Internasional
Kamis, 09/10/2008 12:45 WIB
Jepang siapkan paket stimulus ekonomi baru
oleh : Taufik Wisastra
TOKYO (AP): PM Jepang Taro Aso menyerukan diambil tindakan lebih lanjut untuk mendorong perekonomian seiring meningkatnya krisis finansial global.
Kosuke Hori, kepala kebijakaan Partai Demokrat Liberal, mengataakan perdana menteri meminta para pemimpin koalisi untuk mempertimbangkan paket darurat baru selain rencana stimulus ekonomi 2 triliun yen (US$18 miliar) yang diusulkan akhir Agustus.
Paket stimulus ekonomi itu mencakup bantuan kepada UKM dan langkah lain untuk mendorong ekonomi Jepang. Paket ekonomi pertama ini diharapkan mendapat persetujuan parlemen pada pekan depan sebagaai bagian dari anggaran esktraa dalam taahun fiskal sekarang.
Namun paket ini diajukan sebelum tsunami finansial menghantam Wall Street bulan lalu termasuk ambruknya Lehman Brothers, pembekuan pasar kredit, dan semakin meningkatnya prospek resesi global. Jepang tidak bisa lolos terkena imbas krisis keuangan di AS.
Data pemerintah yang dikeluarkan hari ini menunjukkan bahwa barometer kunci belanja modal korporat merosot pada Agustus ke ttitik terendah dalam lima tahun. Keadaan ini memicu kekhawatiran bahwa penurunan ekspor akan mengaarah pada resesi.
Order mesin sektor swasta turun 14,5% dari bulan sebelumnya menjadi 891,7 miliar yen (US$8,9 miliar), terendah sejak April 2003.
Bursa efek Jepang kemarin mencatat kerugian terburuk dalam dua dasawarsa terakhir saaat indeks Nikkei 225 anjlok 9,4%. Pasar sedikit pulih hari ini menyusul penurunan tingkat suku bunga oleh enam bank sentral terrmasuk Federal Reserve (Fed) dan bank Sentral Eropa (ECB). (tw)
bisnis.com
Berita Lain
- Penurunan harga rumah di Hong Kong dekati 25%
- "ECB harus agresif turunkan suku bunga"
- Bank Sentral Thailand pangkas suku bunga 1%
- Australia kembali turunkan bunga 100 bps
- Selandia baru bakal turunkan bunga 1,5 bps