Bisnis Indonesia Online » Keuangan » Ekonomi Internasional
Jumat, 10/10/2008 08:40 WIB
Dow Jones terhempas hingga di bawah 9.000
oleh : Berliana Elisabeth S.
NEW YORK (Bloomberg): Indeks saham di bursa Wall Street Amerika Serikat kembali terkoreksi bahkan Dow Jones Industrial Average tembus di bawah level 9.000 untuk pertama kali sejak 2003.
Level indeks Dow Jones di bawah 9.000 terjadi pada 2003. Hal ini karena bunga kredit semakin mahal dan melambatnya permintaan konsumen khususnya untuk kendaraan bermotor, asuransi dan perusahaan energi akan terpengaruh krisis kredit.
General Motors Corp harga sahamnya terjungkal 31% menjadi level terendah dalam 58 tahun. Ford Motor Co terhempas 22% karena prospek penjualan mobil yang memburuk.
XL Capital Ltd bahkan terjungkal 54% dan memimpin penurunan indeks saham perusahaan asuransi menjadi levelt erendah 13 tahun dipicu kerugian para konsumen.
Exxon Mobil Corp, mencatat penurunan terbesar dalam 21 tahun pada saat penutupan transaksi indeks Dow Jones, harga minyak mentah anjlok menjadi US$85 per barel.
Morgan Stanley terhempas 26% dipicu aksi para spekulan yang biasa transaksi pola short selling kembali ke pasar setelah tiga pekan dilarang.
"Investor kehilangan kepercayaan terhadap sgeala hal," kata Philip Orlando, pengelola dana US$350 miliar yang juga chief equity market strategist Federated Investors Inc di New York.
Standard & Poor's 500 Index kembali terkoreksi, dan dsalam tujuh hari berturut-turut sudah anjlok 75,02 poin atau 7,6% menjadi 909,92, penurunan terbesar sejak 1996.
Dow Jones Industrial Average (DJIA) terhempas 678,91 atau 7,3% menjadi 8.579,19. Nasdaq Composite Index turun 5,5% menjadi 1.645,12.
Sepanjang 2008 indeks S&P 500 sudah terkoreksi 38% dan merupakan penurunan terburuk sejak 1937. Indeks Dow Jones terhempas 35% pada 2008, terburuk sejak 1931.
Seluruh sektor industri, 10 sektor, yang tergabung dalam indeks S&P 500 terkoreksi rata-rata 3,4%. Perusahaan teknologi anjlok setelah International Business Machines Corp. membukukan krisis finansialn tidak akan mampu menaikkan profit.Saham IBM sempat naik 5,3% pada sesi pagi perdagangan namun akhirnya terkoreksi mengikuti pasar dan ditutup turun 1,7% menjadi US$89 per saham.
Indeks Dow Jones sempat naik pada sesi pertama perdagangan ketika investor memburu saham teknologi dan komoditas karena harganya sudah murah.
Hampir US$900 miliar keluar dari pasar saham AS kemarin. Sekitar 2 miliar saham sberpindah tangan di New York Stock Exchange.
Perusahaan finansial memimpin penurunan indeks S&P 500 kemarin, yakni anjlok 57% sejak kemarin dipicu krisis kredit yang semakin diperparah oleh kebangkrutan Lehman Brothers, hampir kolepnya American International Group Inc, Bear Stearns Cos. dan Merrill Lynch & Co yang akhirnya diselamatkan dengan proses pengambil alihan.
bisnis.com
Berita Lain
- Penurunan harga rumah di Hong Kong dekati 25%
- "ECB harus agresif turunkan suku bunga"
- Bank Sentral Thailand pangkas suku bunga 1%
- Australia kembali turunkan bunga 100 bps
- Selandia baru bakal turunkan bunga 1,5 bps