Bisnis Indonesia Online » Keuangan » Ekonomi Internasional


Rabu, 12/11/2008 19:35 WIB

ING Groep NV rugi 1,51 miliar euro

oleh : Bloomberg/JBBI

AMSTERDAM: ING Groep NV, perusahaan keuangan yang memperoleh bantuan 10 miliar euro (US$12,6 miliar) dari pemerintah Belanda bulan lalu, menderita kerugian 1,51 miliar euro pada kuartal ketiga yang kemungkinan bertambah hingga akhir tahun.

Kerugian kuartalan yang berakhir pada 30 September merupakan pertama kali sejak perusahaan berdiri pada 1991, mencapai 478 juta euro atau US$0,22 per saham. Angka itu masih di bawah perkiraan bulan lalu sebesar 500 juta euro dan perolehan pendapatan bersih tahun lalu sebesar 2,31 miliar euro, atau 1,08 euro per saham. Saham ING naik sebesar 3,8% di bursa Amsterdam, hari ini.

ING menderita penurunan nilai atas saham, obligasi, Alt-A dan subprime mortgages serta aset yang terkait dengan kebangkrutan Lehman Brothers Holdings Inc. CEO Michel Tilmant, yang menyetujui penjualan non-voting sekuritas kepada pemerintah Belanda, mengatakan harga aset akan tetap berada di bawah tekanan pada kuartal ke empat, dan melemahnya perekonomian akan mempengaruhi hasil tahun depan.

"Masih terdapat risiko, dan aset Alt-A mortgage merupakan salah satunya. Pertanyaannya, berapa besar kerugian aset yang akan terus terjadi," kata Folmer Pietersma, analis Robeco NV di Rotterdam.

Saham ING naik 3,6% menjadi 8,37 euro pada pukul 9:20 a.m di Amsterdam, dengan nilai perusahaan berada pada 16,7 miliar euro. Saham ini sudah turun hingga 69% tahun ini, mengalahkan 69 anggota 500 bank Bloomberg Eropa dan Index Keuangan, turun 58%.

ING merupakan yang pertama mencairkan uang yang disediakan pemerintah Belanda untuk membantu perusahaan keuangan, menaikkan modal inti Tier 1, indikasi kemampuan perusahaan dalam menyerap kerugian hingga 8%. Mereka akan menggunakan setengah dari 10 miliar euro untuk meningkatkan ekuitas pemegang saham pada unit perbankan dan 2 miliar euro untuk memperkuat bisnis asuransi. Sisanya, 3 miliar euro akan mengurangi rasio ekuitas utang ING hingga 10% dari 15%.(t02/yn)

bisnis.com

 

Berita Lain

  • Produksi industri di Jepang anjlok 8,1%
  • Rusia terapkan defisit anggaran 2009
  • Korban kasus Madoff bunuh diri
  • Putin: Krisis finansial naikkan harga gas alam

Komentar

Beri Komentar