Bisnis Indonesia Online » Keuangan » Ekonomi Internasional


Kamis, 13/11/2008 19:12 WIB

BT Group rumahkan 6% pekerja

oleh : M. Tahir Saleh

LONDON(Bloomberg): BT Group Plc akan merumahkan sedikitnya 6% pekerjanya hingga Maret tahun depan setelah mengalami kerugian pada kuartal II/2008.

Pada kurun waktu tersebut, perusahaam telekomunikasi terbesar di Inggris ini mengalami kerugian
pendapatan bersih sebelum beban bunga, pajak, depresiasi dan amortisasi (EBITDA) 1,3% menjadi 1,43 miliar pounds atau setara dengan US$2,1 miliar.

Sedikitnya 10.000 karyawan dipangkas dari 160.000 karyawan akan dipekerjakan secara tidak langsung atau outsourcing seperti pekerja agen, kontraktor, sub-kontraktor, dan pegawai lepas.

Chief Financial Officer BT Hanif Lalani mengatakan perlambatan ekonomi membuat perusahaan kesulitan mencari pelanggan baru dan menyelesaikan kontrak. Sekitar 4.000 posisi dari 10.000 yang direncanakan sudah di berhentikan.

"Ini adalah keputusan yang sesuai dengan keadaan. Sangat sulit mencari bisnis baru, jadi, demi menjaga keuntungan perusahaan, harus ada pemangkasan," ujar Andy Lynch, fund manager Schroder Investment Management Ltd,menanggapi langkah BT ini.

Adapun saham BT naik 13% menjadi 126,7 sen dolar AS, peningkatan harga saham harian terbesar sejak September 2002.(amu)

bisnis.com

 

Berita Lain

  • Produksi industri di Jepang anjlok 8,1%
  • Rusia terapkan defisit anggaran 2009
  • Korban kasus Madoff bunuh diri
  • Putin: Krisis finansial naikkan harga gas alam

Komentar

Beri Komentar