Bisnis Indonesia Online » Keuangan » Ekonomi Internasional
Selasa, 02/12/2008 08:59 WIB
Selandia baru bakal turunkan bunga 1,5 bps
oleh : M. Yunan Hilmi
WELLINGTON (Bloomberg): Bank sentral Selandia Baru kemungkinan akan memangkas suku bunga sampai 1,5 basis poin sebagai upaya mengarahkan perekonomian lepas dari resesi terburuk dalam 18 tahun.
Sebagian besar ekonom yang disurvei, 10 orang, berpendapat Gubernur Reserve Bank of New Zealand Alan Bollard akan menurunkan suku bunga patokan menjadi 5%. Sementara tujuh ekonom lainnya memprediksikan Bollard akan memangkas 1 bps pada 4 Desember.
Bank-bank sentral di seluruh dunia menurunkan suku bunga sebagai upaya stimulasi investasi di tengah resesi global. Perekonomian Selandia Baru, yang mulai kontraksi pada kuartal pertama, membutuhkan pendapatan pajak yang lebih rendah, menaikkan pengeluaran pemerintah, dan lebih banyak lagi penurunan suku bunga untuk memicu pertumbuhan.
"Level suku bunga yang berada pada dasar siklus perekonomian harus didorong, dan itu tidak terjadi saat ini. Kita tidak lagi melihat alasan bagi bank sentral untuk ke arah sana [menurunkan suku bunga acuan]," kata Stephen Toplis, head of research Bank of New Zealand Ltd di Wellington.
Menteri Keuangan Bill English berencana untuk memangkas pendapatan pajak pada April dan bulan ini mengumumkan anggaran pemerintah untuk pembangunan sekolah dan jalan guna mendorong perekonomian.
Toplis memprediksikan bank sentral akan menurunkan suku bunga 1,5 bps pekan ini dan 0,5 lagi pada pertemuan berikutnya pada 29 Januari. Dia menegaskan suku bunga resmi itu harus diturunkan sampai level 4% atau setidaknya sampai dapat menjadi pendorong bagi peningkatan penggunaan anggaran.
Pada September, Bollard memperkirakan pertumbuhan sebesar 1,5% tahun depan. Dia akan merevisi angka estimasi itu pekan ini.
Seperti diketahui, bank-bank sentral di seluruh dunia memangkas suku bunga sebagai respons atas menurunnya permintaan global. Reserve Bank Australia kemungkinan menurunkannya sebesar tiga perempat poin menjadi 4,5% hari ini. Bank of England dan European Central Bank diperkirakan akan melakukan hal yang sama pekan ini.(yn)
bisnis.com
Berita Lain
- Investasi asing di Korsel 2008 naik 11,3%
- Penjualan ritel di AS turun 17,3%
- Ekspor Korsel Desember turun 17,4%
- Singapura pangkas prediksi ekonomi 2009
- Pertumbuhan Singapura turun jadi 1,5%