Bisnis Indonesia Online » Keuangan » Ekonomi Makro
Senin, 12/05/2008 13:23 WIB
Dana infrastruktur diusulkan 6%-7% dari PDB
oleh : Fita Indah Maulani & Agust Supriadi
JAKARTA (Bisnis): Kadin Indonesia meminta pemerintah meningkatkan dana investasi infrastruktur melalui anggaran pengeluaran dan belanja negara (APBN) menjadi 6%-7% dari produk domestik bruto (PDB).
Pemerintah saat ini hanya mengalokasikan dana investasi infrastruktur sebesar 3% dari PDB. Ketua Umum Kadin Indonesia Mohamad S Hidayat mengatakan pengeluaran untuk infrastruktur di Thailand mencapai 15,4%, Vietnam 9,9%, dan China 7,4%.
"Kemerosotan daya saing dan daya tarik investasi Indonesia dibandingkan negara tetangga dapat dijelaskan dengan rendahnya komitmen pemerintah dalam membangun infrastruktur," ujarnya dalam sambutan Rakornas Perhubungan hari ini.
Kadin mengusulkan sejumlah langkah kepada pemerintah untuk memperbaiki infrastruktur di sektor transportasi yaitu (1) perbaikan jalan dan jembatan, (2) optimalkan peran swasta, (3) kembangkan moda transportasi yang sesuai dengan kondisi geografis Indonesia, (4) mendirikan lembaga pembiayaan infrastruktur, (5) merumuskan pembenahan transportasi laut dan udara, (6) membenahi regulasi infrastruktur, dan (7) memberikan payung hukum untuk logistik. (tw)
bisnis.com
Berita Lain
- Transaksi berjalan RI defisit US$1,47 miliar
- Bali beri informasi tepat pada investor
- Asean-China teken kontrak kerja sama
- Citigroup: BI rate bulan depan akan 9,50%
- Fitch Ratings: Prospek kinerja XL stabil