Bisnis Indonesia Online » Keuangan » Ekonomi Makro
Rabu, 14/05/2008 18:43 WIB
Posisi Menko Kesra jangan diisi orang baru
oleh : Ahmad Muhibbuddin
JAKARTA (Bisis): Kadin Indonesia menyarankan posisi Menko Perekonomian yang akan ditinggalkan Boediono minggu depan tidak diisi orang baru karena efektivitas kerja pemerintah tinggal setahun.
Bambang Soesatyo, Ketua Komite Tetap Moneter dan Fiskal Kadin Indonesia, mengatakan sebaiknya kursi tersebut diserahkan kepada salah satu menteri ekonomi secara ad interim.
"Kalau perlu hingga berakhirnya masa pemerintahan. Harapan Kadin, Presiden SBY, tidak lagi menunda-nunda pengumuman itu, agar tidak memunculkan spekulasi dan ketidakpastian lagi di pasar keuangan," katanya.
Dia mengatakan persoalan krusial seperti harga komoditas pangan maupun minyak bumi yang terus melonjak dan dampak kenaikan BBM yang sudah di depan mata tidak dapat dipandang enteng.
Untuk itu, lanjutnya, Kadin mengusulkan figur menteri ekonomi yang paling pas untuk duduk rangkap di kursi Menko Perekonomian yang akan ditinggal Boediono adalah Sri Mulyani.
"Alasannya selama ini semua kunci berbagai program ekonomi yang ada merupakan kebijakan hasil paduan serasi dari pandangan dan pemikiran Boediono dan gagasan Sri Mulyani, seperti kebijakan fiskal dan pendanaan program."
Bambang menambahkan Sri Mulyani tidak saja dikenal sebagai sosok yang tegas dan memiliki kemampuan akademisi serta teknis, tapi juga dinilai mampu memadukan langkah penanganan kelembagaan pemerintah. (tw)
bisnis.com
Berita Lain
- China fokus investasi di dalam negeri
- Menkeu: Tidak ada APBN-P II 2008
- Pemerintah & DPR perluas objek pajak
- Astra butuh tenaga kerja baru 1.200 per tahun
- Kementerian & lembaga negara diminta libatkan BPKP