Bisnis Indonesia Online » Keuangan » Ekonomi Makro
Jumat, 16/05/2008 18:55 WIB
Target inflasi menengah akan direvisi
oleh : Ahmad Muhibbuddin
JAKARTA: Target inflasi jangka menengah akan direvisi untuk disesuaikan dengan kondisi perekonomian domestik yang terus tertekan oleh faktor eksternal.
Gubernur Bank Indonesia Boediono mengatakan inflation targeting framework merupakan salah satu elemen yang dapat diginakan untuk memberikan perkiraan terhadap sasaran inflasi dan mekanisme untuk mencapainya.
Dalam kondisi perekonomian yang mendapat tekanan dari kenaikan harga minyak mentah dunia dan kenaikan harga komoditas, inflasi jangka menengah ini dinilai berpotensi akan meleset. Kondisi ini mendorong BI untuk melakukan revisi.
"Kita evaluasi. Kalau inflation targeting ialah salah satu elemennya menjelaskan pada masyarakat, targetnya dan cara mencapainya. sekarang meleset karena faktor ekternal yang tidak kita bayangkan. Kita harus terangkan lagi pada pasar,masyrakat kalau ternyata tidak sesuai dengan target. Nanti kita bahas lagi dengan pemerintah," katanya. (ln)
bisnis.com
Berita Lain
- Transaksi berjalan RI defisit US$1,47 miliar
- Bali beri informasi tepat pada investor
- Asean-China teken kontrak kerja sama
- Citigroup: BI rate bulan depan akan 9,50%
- Fitch Ratings: Prospek kinerja XL stabil