Bisnis Indonesia Online » Keuangan » Ekonomi Makro


Selasa, 01/07/2008 18:17 WIB

Laju inflasi Juni capai 11,03%

oleh : Ahmad Muhibbuddin


JAKARTA (Bisnis.com): Laju inflasi pada Juni dibandingkan bulan yang sama tahun sebelumnya (year on year) mencapai 11,03% terdorong oleh kenaikan transportasi, bahan pangan, dan bahan bakar.

Deputi Bidang Statistik Distribusi dan Jasa Badan Pusat Statistik (BPS) Ali Rosidi memaparkan inflasi karena pengaruh kenaikan harga pada sejumlah variabel a.l. kelompok transpor, komunikasi dan jasa keuangan 8,72%, bahan makanan sebesar 1,28% makanan jadi, minuman, rokok dan tembakau 1,33%, perumahan, air, listrik, gas dan bahan bakar 1,14%, sandang 0,49%, kesehatan 0,83%, serta pendidikan, rekreasi dan olahraga 0,44%.

Pada Juni, sumbangan inflasi terbesar berasal dari kelompok kelompok transpor, komunikasi & jasa keuangan 1,55%, bahan makanan 0,31%, makanan jadi, minuman, rokok dan tembakau 0,23%, perumahan, air, listrik, gas & bahan bakar 0,27%, sandang 0,04%, serta kesehatan 0,03%, pendidikan, rekreasi dan olahraga 0,03%.

Dia mengungkapkan inflasi Juni tercatat 2,46% sedangkan untuk tahun kalender (Januari-Juni) 2008 dilaporkan sebesar 7,37%%. Ali menuturkan mulai 1 Juli, penghitungan Indeks Harga Konsumen (IHK) Juni tidak lagi menggunakan tahun dasar 2002 tapi 2007 yang dibuat berdasarkan hasil Survei Biaya Hidup (SBH) 2007. Cakupan kota diperluas dari 45 kota menjadi 66 kota dan paket komoditasnya dinaikkan dari 744 pada 2002 menjadi 774. Bobot komoditas makanan turun dari 43,38% menjadi hanya 36,12%. (tw)

bisnis.com

 

Berita Lain

  • "Inflasi 0,5% sangat underestimate"
  • Inflasi di Jateng turun menjadi 0,4%
  • Kebijakan BI efektif tekan inflasi
  • Harga kebutuhan pokok di Semarang stabil

Komentar

Beri Komentar