Bisnis Indonesia Online » Keuangan » Ekonomi Makro
Rabu, 16/07/2008 20:05 WIB
Subsidi BBM akan capai Rp327,8 triliun
oleh : Agust Supriadi
JAKARTA (bisnis.com): Pemerintah memperkirakan subsdi BBM akan membengkak hingga mencapai Rp327,8 triliun hingga penghujung 2008 akibat meningkatnya konsumsi.
Hal ini dikemukakan Menteri Keuangan /Plj. Menko Perekonomian Sri Mulyani Indrawati ketika menyampaikan Laporan Semester I dan Prognosa Semester II APBN-P 2008 ke Panitia Anggaran DPR, di Jakarta, Selasa malam.
Menkeu menjelaskan realisasi subsidi semester I 2008 telah mencapai Rp91,7 triliun, sedangkan untuk semester II diperkirakan subsidi bertambah sebesar Rp236. Peningkatan tersebut terjad disebabkan akan semakin meningkatnya konsumsi BBM masyarakat.
Dia menuturkan kebijakan menaikkan harga BBM Mei lalu sebesar 28,7% ternyata tidak mampu menekan konsumsi BBM bersubsidi. Karenanya, pemerintah memprediksi hingga akhir tahun ini akan mencapai 39 juta-40 juta kiloliter atau melebihi asumsi dalam APBN 2008 sebesar 35,5 juta kiloliter.
Rincian perkiraan lonjakan subsidi semester II a.l. subsidi BBM diperkirakan mencapai Rp180,3 triliun, subsidi listrik Rp62,1 triliun atau naik dari realisasi semester I Rp26,4 triliun, dan subsidi non energi naik mencapai Rp54,2 triliun. "Jadi totalnya hingga akhir tahun mencapai Rp327,8 triliun. Ini jauh lebih besar dari pada belanja kementerian dan lembaga Rp290 triliun." (tw)
bisnis.com
Berita Lain
- Transaksi berjalan RI defisit US$1,47 miliar
- Bali beri informasi tepat pada investor
- Asean-China teken kontrak kerja sama
- Citigroup: BI rate bulan depan akan 9,50%
- Fitch Ratings: Prospek kinerja XL stabil