Bisnis Indonesia Online » Keuangan » Ekonomi Makro
Rabu, 16/07/2008 20:13 WIB
Pemerintah minta tambahan cadangan fiskal
oleh : Agust Supriadi
JAKARTA (bisnis.com): Pemerintah meminta tambahan dana cadangan fiskal semester II 2008 sebesar Rp2 triliun untuk mengantisipasi kemungkinan harga minyak menembus US$150 per barel.
Menkeu/Plj. Menko Perekonomian Sri Mulyani menjelaskan pemerintah membutuhkan dana cadangan itu untuk menjaga ketahanan APBNP 2008 selama enam bulan ke depan.
"Di UU APBNP harga minyak yang dilindungi oleh APBN hanya US$100 per barel dan ini sudah terlewati jauh dari harga minyak sekarang," ujar dia saat menyampaikan Laporan Semester I dan Prognosa Semester II APBN P 2008 dalam rapat kerja panitia anggaran DPR di Jakarta.
Pada kesempatan yang sama, pemerintah juga mengusulkan tambahan anggaran kebutuhan belanja mendesak hingga sebesar Rp1,2 triliun dan dana tambahan bagi Badan Pengawas Pemilu (Bawaslu) sebesar Rp900 miliar.
Menurut dia, dana yang tersedia saat ini dirasa tidak mencukupi. Karenanya, pemerntah meminta persetujuan DPR untuk ditambah. (tw)
bisnis.com
Berita Lain
- Transaksi berjalan RI defisit US$1,47 miliar
- Bali beri informasi tepat pada investor
- Asean-China teken kontrak kerja sama
- Citigroup: BI rate bulan depan akan 9,50%
- Fitch Ratings: Prospek kinerja XL stabil