Bisnis Indonesia Online » Keuangan » Ekonomi Makro
Kamis, 17/07/2008 13:29 WIB
Astra butuh tenaga kerja baru 1.200 per tahun
oleh : Siti Munawaroh & Raydion Subiantoro
JAKARTA (bisnis.com): PT Astra International Tbk membutuhkan tenaga kerja baru yang berkualitas rata-rata mencapai 1.000-1.200 orang per tahun seiring pertumbuhan industri di sektor otomotif, pertambangan, energi dan agribisnis.
Untuk memenuhi kebutuhan sumber daya manusia itu, Astra International tahun ini bekerjasama dengan Universitas Indonesia (UI) menggelar Astra Day, ajang interaktif antara dunia industri dan kalangan akademisi.
Astra Day menjadi komitmen perusahaan publik ini untuk berinvestasi di aspek SDM, sekaligus menjawab tantangan persaingan di masa depan. Astra Day kali ini ditargetkan dapat menjaring 100 orang untuk memenuhi kebutuhan tenaga kerja di Astra Group.
FX Sri Martono, Vice President Chief Corporate Organization & Human Capital Development PT Astra International, mengatakan melalui Astra Day perusahaan ingin mendekatkan diri dengan kalangan akademisi dan mencari SDM berkualitas langsung dari sumbernya.
"Sources yang kami dapat melalui kegiatan ini diharapkan sesuai dengan kebutuhan industri. Ekonomi sekarang sedang tumbuh dan perusahaan juga tumbuh, otomotif jadi basis produksi, perkebunan kami juga berniat ekspansi, jadi butuh tenaga kerja baru," katanya hari ini.
Astra Day ke-5 akan digelar pada 23-24 Juli di Balairung UI dan menjadi kegiatan yang pertama kali dilangsungkan di kampus Depok tersebut. Sekitar 21 perusahaan yang mewakili seluruh portofolio bisnis Astra akan hadir dalam kegiatan ini, mulai dari otomotif, financial services, heavy equiptment, mining & energy industri, agribisnis hingga infrastruktur dan teknologi informasi.
"Kami juga tidak segan mencari tenaga kerja baru ke luar negeri, seperti Jerman dan Amerika Serikat. Kami mempertahankan kualitas untuk menjaring pegawai baru ." Saat ini, Astra Group menaungi 170 perusahaan dengan jumlah karyawan total mencapai 117.000 orang. (tw)
bisnis.com
Berita Lain
- Kenaikan harga elpiji akan dorong inflasi
- Pemkot Semarang gelar rakor jelang Lebaran
- Bibit: Program harus fokus ke rakyat
- Kadin usulkan 5 poin untuk RPP Perizinan
- Pengucuran BLT tahap I Rp5,398 miliar