Bisnis Indonesia Online » Keuangan » Ekonomi Makro
Jumat, 22/08/2008 10:19 WIB
SBY: Daerah kini ujung tombak pembangunan
oleh : Anugerah Perkasa & Achmad Aris
JAKARTA (Bisnis.com): Presiden Susilo Bambang Yudhoyono menegaskan bahwa daerah merupakan ujung tombak pembangunan untuk meningkatkan kesejahteraan rakyat, menyusul besarnya anggaran bagi daerah saat ini.
Menurut Presiden, besarnya dana APBN yang dialokasikan ke daerah membuktikan komitmen untuk menjalankan desentralisasi dan otonomi secara konsisten. Transfer dana APBN, lanjut Kepala Negara, meningkat dua kali lipat dari Rp129,7 triliun pada 2004 menjadi Rp292,4 triliun di APBN-P 2008.
"Semakin besar tanggung jawab diserahkan ke daerah, maka semakin besar anggaran yang didesentralisasikan. Oleh karena itu, saya perlu mengingatkan bahwa daerahlah yang kini menjadi ujung tombak pembangungan," ujar Presiden dalam keterangan pemerintah tentang kebijakan pembangunan daerah di depan Sidang Paripurna DPD RI, hari ini.
Menurut dia, anggaran yang semakin besar itu harus diikuti oleh kompetensi dan tanggung jawab penuh untuk mengelolanya secara baik. Namun, sambungnya, anggaran yang demikian itu juga tidak seharusnya meningkatkan penyimpangan, apalagi korupsi di daerah.
Presiden menegaskan tidak akan memberi toleransi bagi korupsi yang ada di daerah maupun pusat. APBN dan APBD, paparnya, merupakan uang rakyat yang harus dimanfaatkan sebesar-besarnya untuk kepentingan rakyat.(er)
bisnis.com
Berita Lain
- Antisipasi krisis, pemerintah genjot proyek infrastruktur
- Atasi krisis global, kebijakan disesuaikan
- Utang dinaikkan untuk proyek infrastruktur
- Bank Dunia kucurkan Rp24 triliun untuk RI
- Kemenko Perekonomian reformasi birokrasi 2009