Bisnis Indonesia Online » Keuangan » Ekonomi Makro
Senin, 25/08/2008 17:55 WIB
Gubernur Jateng agar perhatikan nasib petani
oleh : Rachmat Sujianto
SEMARANG (Bisnis.com): Sejumlah asosiasi petani tembakau di sentra produksi Jateng meminta Gubernur Jateng yang baru Bibit Waluyo memperhatikan nasibnya, setidaknya dapat mengupayakan agar sejumlah pabrik rokok bisa menaikkan harga tembakau yang layak.
Asosiasi Petani Tembakau Indonesia (APTI) Jateng, Paguyubuan Petani Tembakau Sindoro Sumbing (P3KT), Paguyuban Petani dan Pedagang Tembakau Jateng sebagai wadah petani serta pedagang tembakau meminta Bibit Waluyo dan Rustiningsih memperjuangkan nasibnya.
Irianto, Ketua APTI Jateng, mengatakan gubernur terpilih sangat diharapkan dapat mengupayakan peningkatan kesejahteraan petani di wilayahnya, termasuk petani tembakau. Duet pejabat baru itu, juga dinantikan kiprahnya untuk membangun Jawa Tengah dari proses pembangunan lima tahun ke depan, Bahkan, masih terekam baik dalam benak masyarakat setumpuk janji yang dicanangkan saat kampanye dengan slogan khasnya Bali Ndesa Mbangun Desa.
"Implementasi slogan itu, kini tengah ditunggu, terutama konteks keberpihakan mereka terhadap nasib rakyat petani di pedesaan," ujarnya, hari ini.
Menurut dia, banyak pejabat di Jateng kurang memperhatikan isu lokal yang berkaitan langsung dengan persoalan di masyarakat. Selama ini, lanjutnya, isu yang diteriakkan cagub-cawagub memang untuk kepentingan rakyat, tetapi untuk isu lokal seperti bagaimana kesejahteraan petani dan harga tembakau justru luput dari perhatian mereka.
"Umumnya, yang diucapkan secara gencar hanyalah, figur-figur tokoh yang juga cagub, isu elitis dan janji-janji mereka saat kampanye yang tidak ada sangkut pautnya dengan isu petani lokal,” tuturnya.(yn)
bisnis.com
Berita Lain
- Antisipasi krisis, pemerintah genjot proyek infrastruktur
- Atasi krisis global, kebijakan disesuaikan
- Utang dinaikkan untuk proyek infrastruktur
- Bank Dunia kucurkan Rp24 triliun untuk RI
- Kemenko Perekonomian reformasi birokrasi 2009