Bisnis Indonesia Online » Keuangan » Ekonomi Makro


Rabu, 03/09/2008 09:20 WIB

Suku bunga diduga naik 25 basis poin

oleh : Irvin Avriano

SINGAPURA (Bisnis.com): Survei Bloomberg memprediksikan Rapat Dewan Gubernur Bank Indonesia besok akan kembali menaikkan suku bunga sebesar 25 basis poin dari level 9%.

Survei tersebut merupakan prediksi 20 dari 25 ekonom yang dihubungi. Lima dari ekonom tersebut memprediksi suku bunga akan bertahan.

Pemerintah akan melelang tiga seri surat utang negara dengan target Rp3 triliun, atau setara dengan US$326 juta untuk mendapatkan pendanaan anggaran belanja pemerintah pada 9 September nanti. Surat utang yang kembali dilelang memiliki waktu jatuh tempo pada September 2011, Juni 2015, dan Juli 2038.

Berdasarkan data Perhimpunan Pedangang Surat Utang Negara (Himdasun), nilai imbal hasil (yield) obligasi dengan kupon 9% dan waktu jatuh tempo 2018 melemah sebesar 11 basis poin menjadi 12,01% pada penutupan perdagangan kemarin.

Sebelumnya, pemerintah baru menjual obligasi negara ritel (ORI) seri 005 sebesar Rp2,71 triliun, yang merupakan 43,61% dari target yang ditetapkan agen penjual sebesar Rp6,22 triliun. Kupon bunga obligasi itu ditetapkan sebesar 11,45%.

Direktur Jenderal Pengelolaan Utang Depkeu Rahmat Waluyanto memperkirakan salah satu penyebab tidak tercapainya target adalah tingginya tingkat bunga deposito yang ditawarkan sektor perbankan dalam masa penawaran ORI di kisaran 11,75% hingga 12,50%.

Akibatnya, pemerintah tidak menunjuk agen penjual terbaik dalam penjualan surat utang ritel ini karena tidak ada yang mampu mencapai target yang mereka sanggupi sebelumnya.(er)

bisnis.com

 

Berita Lain

  • Miranda: Inflasi diprediksi di kisaran 11%
  • Dana Alokasi Khusus tak terserap 10%
  • Daerah penunggak utang dikenai sanksi
  • Wapres: PHK tak dapat dihindari

Komentar

Beri Komentar