Bisnis Indonesia Online » Keuangan » Ekonomi Makro


Kamis, 04/09/2008 12:46 WIB

Suku bunga BI Rate naik jadi 9,25%

oleh : Hendri T. Asworo & Fajar Sidik

JAKARTA (Bisnis.com): Rapat Dewan Gubernur (RDG) Bank Indonesia memutuskan untuk kembali menaikkan suku bunga BI Rate sebesar 25 basis poin menjadi 9,25%, guna mencapai sasaran inflasi dalam jangka menengah sebesar 6,5%-7,5% mengingat permintaan agregat perekonomian masih kuat.

Gubernur Bank Indonesia Boediono mengatakan keputusan tersebut diambil setelah mencermati perkembangan dan prospek ekonomi global, regional serta domestik guna menjaga stabilitas perekonomian dan sistem keuangan Indonesia.

"Sampai saat ini tekanan inflasi di dalam negeri masih kuat, terutama sebagai akibat dari permintaan agregat yang tumbuh cepat. Tekanan dari kenaikan harga energi, pangan dan komoditi di pasar dunia sementara ini mereda, tetapi tetap harus diwaspadai,” ujarnya di Jakarta, hari ini.

Menurut Boediono, bank sentral memandang perlu untuk menjaga dan mengamankan agar permintaan agregat tetap tumbuh dalam jalur yang aman bagi pencapaian sasaran inflasi dan kestabilan ekonomi secara umum dalam jangka menengah.

Untuk mencapai sasaran inflasi jangka menengah, lanjutnya, Bank Indonesia akan tetap mengoptimalkan penggunaan seluruh instrumen kebijakan moneter yang tersedia.

“Industri perbankan berperan dalam menopang stabilisasi ekonomi makro dengan tetap memegang prinsip kehati-hatian dalam pemberian kredit, yang saat ini tumbuh cukup tinggi. Dengan kebijakan yang terpadu, diharapkan inflasi pada 2009 akan dapat dibawa kembali pada kisaran 6,5%-7,5%,” paparnya.

Inflasi pada Agustus 2008 tercatat di 0,51% atau jauh menurun dari bulan sebelumnya yang mencapai 1,37%, sehingga realisasi inflasi tahunan menjadi sebesar 11,85%. Dengan perkembangan tersebut, inflasi Januari-Agustus 2008 mencapai 9,54%, jauh lebih tinggi dibandingkan dengan periode yang sama tahun sebelumnya (6,51%).

Dengan memperhitungkan beberapa faktor risiko serta tekanan inflasi yang masih akan timbul hingga akhir tahun, Bank Indonesia memprakirakan inflasi IHK pada akhir 2008 akan berada pada kisaran 11,5%-12,5% (yoy).

“Ke depan, Bank Indonesia akan senantiasa mengevaluasi stance kebijakan moneter, dengan terus mencermati kondisi perekonomian nasional dan global untuk mengamankan sasaran inflasi jangka menengah,” tambahnya.(er)

bisnis.com

 

Berita Lain

  • Miranda: Inflasi diprediksi di kisaran 11%
  • Dana Alokasi Khusus tak terserap 10%
  • Daerah penunggak utang dikenai sanksi
  • Wapres: PHK tak dapat dihindari

Komentar

#1 - Harga barang ikut naik?

Karena harga-harga kebutuhan naik mungkin diikuti suku bunga simpanan. Bagi orang yg punya duet ini berita gembira karena mereka siap-siap buka deposito di bank mengharap bunga yg naik. Karena udah 1 tahun ini belum naik-naik juga.semoga

Mukmin - Medan @ 04/09/2008 - 14:03 WIB dari 203.130.207.68 (203.130.207.68)

Beri Komentar