Bisnis Indonesia Online » Keuangan » Ekonomi Makro
Selasa, 18/11/2008 19:22 WIB
FDI pengusaha RI capai US$15 miliar
oleh : Dewi Astuti
Adri Batubara, Direktur InaGoInvest (Indonesian Agency for Outbound Investment Development), menyebutkan FDI tersebut tersebar untuk sektor properti, agrobisnis, minyak dan gas bumi, serta investasi mikro MNC (multinational corporations). Namun, Adri menyayangkan potensi FDI Indonesia di luar negeri belum mendapat dukungan penuh dari pemerintah sehingga pengusaha lokal cenderung berjalan sendiri-sendiri untuk melakukan ekspansi. Pemerintah, katanya, juga tidak melihat peluang FDI nasional di luar negeri sebagai potensi untuk perekonomian Tanah Air. "Pemerintah belum serius menggandeng pengusaha yang ekspansi ke luar negeri untuk mengoptimalkan kepentingan nasional. Kerjasama masih dari inisiatif pengusaha," tuturnya hari ini. Kurangnya dukungan pemerintah, lanjutnya, berbeda dengan yang dilakukan pemerintah negara-negara lain, misalnya Pemerintah China. Pengusaha di negara dengan penduduk terbesar di dunia itu diminta untuk menyimpan dananya di negara tujuan investasi pada cabang bank-bank China. Kendati begitu, bukan Pemerintah Indonesia harus menjiplak kebijakan China tersebut. Yang paling penting, pengusaha lokal digandeng sehingga nantinya ada manfaat untuk nasional dari FDInya di luar negeri. "Misalnya melalui pemanfaatan dana hasil investasi mereka untuk kebutuhan di dalam negeri. Dengan begitu, investasi pengusaha lokal keluar negeri itu dapat menjadi salah satu pendukung pertumbuhan ekonomi nasional." (tw)
JAKARTA (Bisnis.com): InaGoInvest, lembaga pengembangan investasi luar negeri, memperkirakan potensi penanaman investasi langsung (FDI) oleh pengusaha Indonesia di luar negeri mencapai US$15 miliar per tahun.
bisnis.com
Berita Lain
- Kebijakan baru soal CPO segera dirilis
- Furnitur diusulkan dapat insentif fiskal
- Rumah Ditjen Pajak akan ditertibkan
- Dephut tunda usulan tarif reboisasi
- Dephut dapat alokasi DIPA Rp2,6 triliun