Bisnis Indonesia Online » Keuangan » Ekonomi Makro
Rabu, 19/11/2008 19:27 WIB
Pemerintah imbau kegiatan ekonomi disesuaikan
oleh : Achmad Aris & Agust Supriadi
JAKARTA (Bisnis.com): Pemerintah mengimbau pelaku usaha dan masyarakat secara umum untuk mulai melakukan penyesuaian dalam merencanakan segala aktivitas dan kegiatan ekonomi.
Menteri Keuangan Sri Mulyani Indrawati mengatakan pemerintah saat ini tengah berupaya keras untuk meminimalkan dampak krisis keuangan global terhadap perekonomian nasional.
"Yang paling penting masyarakat perlu diberi pemahaman tentang apa yang terjadi pada perekonomian dan dampaknya terhadap perekonomian kita," katanya.
Menkeu menjelaskan yang dimaksud penyesuaian adalah masyarakat diharapkan mempunyai tingkat proporsionalitas untuk melihat risiko di antaranya agar tidak perlu menahan dolar AS karena dapat menjadi salah satu pemicu pelemahan rupiah.
"Untuk masyarakat rumah tangga kalau tidak perlu memegang dolar ya jangan pegang dolar," ujarnya.
Menurut dia, penguatan nilai tukar dolar terhadap rupiah saat ini merupakan suatu anomali yang disebabkan oleh para pemegang dolar AS belum percaya diri untuk melakukan perdagangan dan bukan karena keterbatasan pasokan mata uang AS ini.
"Kita masih dalam border yang cukup aman. Meskipun berarti pelaku usaha termasuk masyarakat umum, masih harus melakukan penyesuaian terhadap tingkat equilibrium sementara ini," jelasnya.
Sri Mulyani menambahkan pelemahan rupiah kali ini tidak seburuk apa yang terjadi dengan mata uang negara lain seperti Australia, Singapura, Thailand, dan India yang mata uangnya terkoreksi hingga 30%-40%.(amu)
bisnis.com
Berita Lain
- Kebijakan baru soal CPO segera dirilis
- Furnitur diusulkan dapat insentif fiskal
- Rumah Ditjen Pajak akan ditertibkan
- Dephut tunda usulan tarif reboisasi
- Dephut dapat alokasi DIPA Rp2,6 triliun