Bisnis Indonesia Online » Keuangan » Ekonomi Makro
Kamis, 20/11/2008 10:56 WIB
Kering likuiditas, bank domestik sulit diharapkan
oleh : Fahmi Achmad
JAKARTA (Bisnis.com): Dirut Dirut Bank Mandiri Agus Martowardojo mengatakan pemerintah sulit berharap dukungan pembiayaan dari bank domestik.
Hal itu, kata dia, karena bank domestik tengah kekeringan likuiditas terutama valas. Selain itu, fasilitas undisbursed loan juga tak bisa diharapkan untuk dialihkan guna mencukupi kebutuhan pemerintah.
Dia menyebutkan pemerintah bisa beralih kepada kerja sama bilateral atau agensi multilateral.
"Saya kira pemerintah bisa ke Islamic Development Bank, World Bank, ADB," ujarnya saat press gathering, tadi pagi.
Agus berharap pemerintah berhati-hati dalam mencermati term and condition rencana pinjaman itu.
Dia menjelaskan pilihan pemerintah mencari sumber dana alternatif pembiayaan dirasakan mendesak untuk menutupi APBN. PAda tahun depan pemerintah menyusun rencana anggaran belanja tak sampai Rp1.000 triliun.
Karena itu, jelas Agus, pemerintah berupaya membuat defisit anggaran semakin mengecil namun dengan tidak melupakan kepentingan pembangunan nasional. Dia menambahkan bahwa perbankan akan mendorong public private partnership agar dana pembangunan bisa teratasi.(er)
bisnis.com
Berita Lain
- Kebijakan baru soal CPO segera dirilis
- Furnitur diusulkan dapat insentif fiskal
- Rumah Ditjen Pajak akan ditertibkan
- Dephut tunda usulan tarif reboisasi
- Dephut dapat alokasi DIPA Rp2,6 triliun