Bisnis Indonesia Online » Keuangan » Ekonomi Makro
Kamis, 04/12/2008 18:01 WIB
ADB setujui pinjaman ke RI US$350 juta
oleh : Dewi Astuti
JAKARTA (Bisnis.com): Dewan Direksi Bank Pembangunan Asia (ADB) hari ini menyetujui pinjaman program untuk Indonesia senilai US$350 juta.
Direktur Jenderal ADB untuk Asia Tenggara Arjun Thapan mengungkapkan pinjaman itu dicairkan untuk program Local Government and Finance and Governance Reform Program (LGFGRP). "Dengan pinjaman program ini, manajemen keuangan dan ekonomi di tingkat pusat dan daerah di Indonesia diharapkan akan menjadi lebih baik," ujarnya dalam siaran pers yang diterima Bisnis, hari ini.
Dia menilai pemerintah Indonesia telah melakukan reformasi desentralisasi secara besar-besaran sejak 1999 yang menciptakan tanggung jawab besar kepada pemerintah di tingkat provinsi, kabupaten, dan kota.
Setelah LGFGRP cair, pinjaman program serupa tahap II akan tetap diberikan untuk Indonesia guna mendorong desentralisasi yang efektif dalam jangka panjang dan membantu memperluas proses otonomi dan keuangan daerah.(yn)
bisnis.com
Berita Lain
- Kebijakan baru soal CPO segera dirilis
- Furnitur diusulkan dapat insentif fiskal
- Rumah Ditjen Pajak akan ditertibkan
- Dephut tunda usulan tarif reboisasi
- Dephut dapat alokasi DIPA Rp2,6 triliun