Bisnis Indonesia Online » Keuangan » Ekonomi Makro


Kamis, 04/12/2008 19:33 WIB

Pemerintah perlu beri insentif fiskal bagi UMKM

oleh : M.Tahir Saleh

JAKARTA (Bisnis.com): Ekonom Indef (Indonesia Development of Economic and Finance) Aviliani berpendapat pemerintah perlu memberikan insentif fiskal terhadap sektor riil khususnya UMKM di antaranya melalui pemotongan Pajak Pertambahan Nilai(PPN).

Dia mengatakan untuk menggerakkan pasar harus dibedakan PPN untuk produk yang dipasarkan di dalam negeri dengan komponen yang menggunakan produk impor. Oleh karena itu, katanya, pemerintah layaknya memberikan insentif untuk UMKM sehingga mampu menopang perekonomian lebih lanjut.

"Dengan demikian masyarakat akan membeli produk yang diproduksi di dalam negeri dan dan mengurangi penggunaan impor. Peran UMKM sangat besar saat krisis melanda sektor fnansial. Tanpa dibantu saja bisa men-generate 50% PDB, apalagi kalau diberi insentif tambahan," katanya seusai menghadiri Indonesia Quality Award di Grand Hyatt, hari ini.

Menurut dia, krisis yang terjadi banyak dirasakan di wilayah perkotaan sehingga pemerintah perlu membuat krisis center di perkotaan. Hal itu, tuturnya, karena akan terjadi banyak PHK dan pertambahan tingkat pengangguran. Krisis center akan berada di setiap daerah yang nantinya membentuk koordinasi dengan pemerintah, misalnya dengan menetapkan kelonggaran-kelonggaran bagi industri agar tidak melakukan PHK di wilayah-wilayah tersebut.(yn)

bisnis.com

 

Berita Lain

  • BI: Devisa RI 2009 bertahan di US$51 miliar
  • BI Rate turun 50 basis poin ke 8,75%
  • Pencantuman NPWP tunggu SK Gubernur DKI
  • Dana cadangan risiko fiskal migas Rp5 triliun

Komentar

Beri Komentar