Bisnis Indonesia Online » Keuangan » Fokus Bank Indonesia
Kamis, 10/04/2008 20:41 WIB
BI: Surplus NPI tahun ini US$11,3 miliar
oleh : Kwan Men Yon
MAKASSAR: Bank Indonesia prediksi surplus neraca pembayaran Indonesia (NPI) tahun ini hanya US$11,3 miliar, lebih rendah dari tahun lalu US$12,5 miliar maupun perkiraan semula US$15,5 miliar.
Kepala Biro Kebijakan Moneter BI Sugeng mengatakan lebih rendahnya surplus disebabkan penurunan investasi portofolio sejalan dengan proses penyesuaian aliran modal global.
Pada akhir 2008, posisi transaksi modal dan finansial diperkirakan US$1,2 miliar, merosot separuh dari 2007. Posisi itu berasal dari pemangkasan prediksi surplus neraca finansial dari US$6,0 miliar menjadi US$1,0 miliar.
"Di sisi lain, surplus transaksi berjalan tetap tinggi walaupun sedikit melambat dibanding tahun lalu. Prediksi kami transaksi berjalan akhir tahun sekitar US$10,1 miliar," ujarnya, hari ini.
Menurut Sugeng, posisi cadangan devisa dalam setahun ke depan dapat mencapai US$68,2 miliar. Jumlah itu memadai untuk 6,2 bulan impor dan pembayaran utang.(dj)
bisnis.com
Berita Lain
- 'Pejabat BI terlilit masalah hukum tetap dibantu'
- Pemerintah belum serius tuntaskan kasus BLBI
- Relaksasi tak jawab rendahnya daya serap kredit perbankan
- Kebijakan BI menurunkan provisi dinilai positif
- BI Medan buka saat pilgub Sumut