Bisnis Indonesia Online » Keuangan » Fokus Bank Indonesia
Selasa, 15/04/2008 10:51 WIB
BI Medan buka saat pilgub Sumut
oleh : Yusran Yunus
MEDAN (Bisnis): Kantor Bank Indonesia (BI) tetap melakukan kegiatan operasional untuk pelayanan transaksi perbankan saat berlangsungnya pilkada Sumut Rabu, 16 April 2008.
Kabid Ekonomi dan Moneter Kantor BI Medan Maurids Damanik mengemukakan seluruh karyawan kantor BI Medan yang memiliki hak pilih pada Pilkada Sumut 16 April diberi kesempatan untuk menyalurkan hak pilihnya.
"Keputusan tetap buka ini demi menjaga kelancaran sistem pembayaran nasional seperti RTGS, kliring, kas. Dengan begitu transaksi ekonomi melalui bank tetap berjalan sebagaimana biasanya," katanya kepada Bisnis, hari ini.
Jumlah pemilih pada pemilu legislatif 2004 di Sumut tercatat 5.248.631. Pilkada Sumut yang akan digelar Rabu 16 April esok akan diikuti 8.482.505 pemilih, dengan rincian 4.197.929 laki-laki dan 4.284.576 perempuan, yang tersebar di 26 kabupaten dan kota se-Sumut.
Menurut Kabid Sistem Pembayaran KBI Medan Eko Yulianto, jumlah transaksi di perbankan menjelang pilkada, tidak mengalami perubahan yang signifikan. "Setelah dibandingkan dengan periode yang sama tahun lalu, ternyata tidak ada perubahan signifikan di setiap transaksi perbankan," katanya dalam rilis BI Medan.
Bahkan, tuturnya, selama triwulan I/2008 transaksi setoran bank ke BI lebih besar dibandingkan jumlah penarikan perbankan ke BI. Selama triwulan I, rata-rata jumlah setoran mencapai Rp1,1 triliun, jauh lebih tinggi dibandingkan dengan penarikan yang hanya sekitar Rp400 miliar.
Sebanyak lima pasangan calon gubernur (cagub) dan calon wakil gubernur (cawagub) akan bersaing dalam pilkada besok, yakni Ali Umri-Maratua Simanjuntak (Partai Golkar), Tri Tamtomo-Benny Pasaribu (PDI-P), RE Siahaan-Suherdi (koalisi delapan parpol yakni PDS, PNI Marhaenisme, PBSD, PKB, PPD, PNBK, Pelopor, PIB).
Dua pasangan lainnya adalah Wahab Dalimunthe-Raden Syafi'i (koalisi Partai Demokrat, Partai Bintang Reformasi, Partai Amanat Nasional), Syamsul Arifin-Gatot Pujo Nugroho (koalisi 11 partai yakni PKS, PPP, PBB, Patriot Pancasila, PKPB, PKPI, PSI, PDK, Merdeka, PPDI, PNUI).(er)
bisnis.com
Berita Lain
- 'Pejabat BI terlilit masalah hukum tetap dibantu'
- Pemerintah belum serius tuntaskan kasus BLBI
- Relaksasi tak jawab rendahnya daya serap kredit perbankan
- Kebijakan BI menurunkan provisi dinilai positif
- BI Medan buka saat pilgub Sumut