Bisnis Indonesia Online » Keuangan » Fokus Bank Indonesia


Kamis, 22/05/2008 17:55 WIB

BI Rate jangan segera dinaikkan

oleh : Ahmad Muhibbuddin


JAKARTA (Bisnis): Bank Indonesia diminta tidak terburu-buru menaikkan BI Rate jika inflasi akan naik paskapenyesuaian harga BBM bersubsidi oleh pemerintah akhir bulan ini.

Wakil Ketua Panitia Anggaran DPR Harry Azhar Azis mengatakan keputusan pemerintah menaikkan harga BBM bersubsidi sebesar 28,7% akhir bulan memang akan mendorong inflasi. Kendati demikian, kondisi ini tidak dapat dijadikan alasan bagi Bank Indonesia untuk serta merta menaikkan suku bunga acuan.

"Jika BI seketika menaikkan BI Rate setelah melihat dampak kenaikan harga BBM ke inflasi, itu sama saja BI menyiramkan minyak tanah di atas api," katanya.

Dia mengatakan jika bank sentral terlalu cepat menaikkan BI Rate, proses pemulihan ekonomi akan semakin lama karena sektor riil dan dunia usaha mendapat pukulan dua kali, yaitu akibat kenaikan harga BBM bersubsidi dan suku bunga yang meninggi. (tw)

bisnis.com

 

Berita Lain

  • BI: Pertumbuhan kredit lebih terukur
  • Relaksasi BI perkuat perbankan nasional
  • 'Kenaikan BI Rate tak perburuk bank'
  • BI Rate naik 25 basis poin jadi 9,5%
  • BI perketat syarat investment banking
  • BI Surakarta minta waspadai uang palsu
  • BI Surakarta khawatir uang Rp1.000 habis
  • Boediono : 3 Masalah ancam setiap negara
  • BI hati-hati hadapi situasi global

Komentar

Beri Komentar