Bisnis Indonesia Online » Keuangan » Fokus Bank Indonesia


Selasa, 05/08/2008 13:01 WIB

BI Rate naik 25 basis poin jadi 9%

oleh : Hendri T. Asworo

JAKARTA (bisnis.com): Rapat Dewan Gubernur (RDG) Bank Indonesia memutuskan untuk kembali menaikkan suku bunga acuan (BI Rate) sebesar 25 basis poin menjadi 9%. Keputusan tersebut dimaksudkan untuk memantapkan stabilitas perekonomian dan sistem keuangan Indonesia.

Gubernur Bank Indonesia Boediono menyampaikan bank sentral masih melihat adanya risiko tekanan indlasi ke depan yang bersumber dari gejolak harga minyak dan pangan dunia, setara tekanan permintaan dalam negeri.

“Jadi kebijakan kemaikkan BI Rate ini untuk mendukung pencapaian sasaran inflasi dalam jangka menengah,” ujarnya seusai RDG di Jakarta, hari ini.

Dia mengakui dampak inflasi dari kenaikan harga BBM sudah berkurang, namun guna mengefektifkan kebijakan moneter kenaikan BI Rate juga diiringi oleh optimalisasi penggunaan instrumen kebijakan moneter lainnya, seperti pengendalian volatilitas nilai tukar dan penyerapan ekses likuiditas melalui operasi pasar terbuka. (11)

bisnis.com

 

Berita Lain

  • BI: Pertumbuhan kredit lebih terukur
  • Relaksasi BI perkuat perbankan nasional
  • 'Kenaikan BI Rate tak perburuk bank'
  • BI Rate naik 25 basis poin jadi 9,5%
  • BI perketat syarat investment banking
  • BI Surakarta minta waspadai uang palsu
  • BI Surakarta khawatir uang Rp1.000 habis
  • Boediono : 3 Masalah ancam setiap negara
  • BI hati-hati hadapi situasi global

Komentar

Beri Komentar