Bisnis Indonesia Online » Keuangan » Fokus Bank Indonesia


Rabu, 12/11/2008 19:03 WIB

BI belum beri sinyal penurunan suku bunga

oleh : Tri D. Pamenan & Irsad Sati


JAKARTA (bisnis.com): Gubernur Bank Indonesia Boediono sejauh ini belum memberikan sinyal penurunan suku bunga sebagaimana yang diminta dunia usaha.

"Itu [tingkat suku bunga] setiap bulan kita review. Nanti kita lihat perkembangan pada saat itu," ujarnya seusai mengikuti pertemuan antara Presiden Susilo Bambang Yudhoyono dengan kalangan pengusaha di gedung Sekretariat Negara sore tadi.

Menurut dia, keputusan untuk melakukan perubahan suku bunga BI Rate baru dapat dilakukan setelah mengumpulkan informasi terakhir. Yang jelas, lanjutnya, keputusan baru dapat diambil setelah mempertimbangkan situasi terakhir.

Boediono belum bersedia menjelaskan lebih jah soal permintaan penyediaan blanked guarantee atas dana masyarakat di perbankan.

Sementara itu, Wakil Direktur Utama PT Bank Danamon Tbk Jos Luhukay mengungkapkan penurunan suku bunga baru dapat dilakukan perbankan setelah pemerintah memberikan blanked guarantee.

"Urut-urutannya begitu. Blanked guarantee dulu, lalu BI mengendurkan likuiditas, kemudian membuka kran untuk masuknya valuta asing," paparnya.

Jika sejumlah langkah tersebut dapat ditempuh, baru bank berani menurunkan suku bunga. "Tanpa itu sulit." (tw)

bisnis.com

 

Berita Lain

  • BI Rate turun 25 basis poin menjadi 9,25%
  • BI tarik uang kertas Rp10.000-Rp100.000
  • Simpanan perbankan di BI turun 39%
  • BI belum beri sinyal penurunan suku bunga

Komentar

Beri Komentar