JAKARTA (Bisnis.com): PT Toyota Astra Financial Services (TA Finance) menyatakan pembiayaan baru tahun ini bisa ditutup menjadi Rp4 triliun atau setara dengan 30.000 unit kendaraan bermotor.
Marketing Manager TA Finance Wisnu Kusumawardhana mengatakan tren pembiayaan terus meningkat tahun ini. Pada akhir November, pembiayaan sudah mencapai Rp3,9 triliun sehingga target tahun ini Rp3 triliun atau setara dengan 24.000 unit sudah terlampaui.
"Dengan kondisi itu diharapkan tahun ini bisa ditutup pada angka Rp4 triliun atau setara dengan 30.000 unit," katanya kepada Bisnis.com, pekan ini.
TA Finance sebelumnya menaikkan target penyaluran kredit baru tahun ini menjadi Rp3,7 triliun dari sebelumnya Rp3,1 triliun untuk mengantisipasi tren kenaikan pembiayaan menjelang Lebaran, meskipun pada paruh pertama tahun ini pembiayaan sedikit terkoreksi.
Tahun lalu, pembiayaan baru perusahaan patungan (joint venture) antara PT Astra International Tbk dan Toyota Financial Services Corporation di Jepang itu mencapai 27.000 unit atau setara dengan Rp3,5 triliun, jauh lebih tinggi dari level 2007 yang masih 17.000 unit atau senilai Rp2 triliun.
Wisnu mengatakan tahun depan prospek pembiayaan kendaraan tetap positif sehingga pihaknya optimistis dengan bisnis multifinance apalagi dari sisi pendanaan juga aman.(yn)
Nikmati kemudahan mengakses koran Bisnis Indonesia dalam berbagai format hanya dengan mendaftar menjadi member, GRATIS !
Daftar member »