Bisnis Indonesia Online » Keuangan » Multifinance
Rabu, 14/05/2008 18:57 WIB
Pembiayaan Intan Baruprana naik dua kali lipat
oleh : Fajar Sidik
JAKARTA (Bisnis): PT Intan Baruprana Finance (IBF) merealisasikan pembiayaan pada kuartal I/2008 sebesar Rp128 miliar, meningkat dua kali lipat dari periode yang sama tahun lalu sekitar Rp61 miliar.
Direktur IBF Ibrahiem Atje mengatakan pertumbuhan pembiayaan perseroan didukung oleh meningkatnya permintaan pasar pembiayaan di bidang sewa guna usaha (leasing) alat berat yang masih sangat besar.
"Pencapaian pembiayaan pada kuartal pertama lalu menjadi acuan pasar leasing alat berat ini masih akan terus tumbuh. Saat ini, IBF baru dapat menggarap sekitar 30% dari captive market," ujarnya seusai acara IBF Business Forum di Jakarta hari ini.
Pembiayaan alat berat ini, lanjutnya, difokuskan untuk kalangan perusahaan yang fokus pada sektor usaha pertambangan seperti batu bara, minyak dan gas, serta jasa konstruksi, perkayuan, dan pertanian yang paling banyak menjadi mitra perseroan.
Dia menambahkan tahun ini perseroan menargetkan pembiayaan senilai Rp400 miliar menyusul tingginya prospek pertumbuhan bisnis di bidang pertambangan dan perkebunan. Target itu meningkat dua kali lipat dibandingkan dengan realisasi tahun lalu sebesar Rp200 miliar.
Intan Baruprana merupakan unit usaha dari PT Intraco Penta Tbk, yang bergerak dalam bidang penjualan dan purnajual alat berat.(tw)
bisnis.com
Berita Lain
- Kembang 88 Finance biayai 5.854 unit kendaraan
- Kembang 88 Finance dapat pinjaman Rp700 miliar
- Perusahaan pembiayaan laba Rp2,6 triliun
- Indojasa Finance bayarkan amortisasi Rp3,82 miliar
- Laba Clipan Finance melonjak 132%