Bisnis Indonesia Online » Keuangan » Multifinance
Senin, 14/07/2008 19:03 WIB
25 Perusahaan ingin masuk sistem informasi debitor
oleh : Rachmad Hidayatullah
SURABAYA (Bisnis.com): Sekitar 25 perusahaan pembiayaan tengah menjajaki untuk menjadi pelapor dalam sistem informasi debitor (SID) yang dibangun Bank Indonesia. Saat ini tercatat baru tiga perusahaan pembiayaan yang masuk SID, yaitu GE Finance, AEON Credit, dan Buana Finance. Pimpinan Pusat Informasi Kredit BI Deddy Ariyadi Suwandi menyatakan selain 25 perusahaan tersebut, juga ada dua perusahaan pembiayaan yang siap menandatangani kerja sama dengan BI. "Minat perusahaan-perusahaan tersebut dapat semakin meningkatkan kualitas informasi yang disajikan dalam SID sehingga bank dan lembaga keuangan non-bank bisa meningkatkan kualitas kredit yang disalurkan," kata Deddy seusai sosialisasi Biro Informasi Kredit (BIK) BI di Surabaya, hari ini. Deddy juga mengatakan BI tengah merapikan 2 juta data dalam SID dan ditargetkan akan tuntas pada akhir 2008. Perapian data tersebut menyangkut kelengkapan data yang berasal dari pihak pelapor SID. Bila proses perapian data ini tuntas, maka BI segera berkonsentrasi pada kerja sama dengan Departemen Koperasi dan Usaha Kecil Menengah untuk memasukkan koperasi menjadi pelapor dalam SID. "Kami sudah menjajaki kerja sama ini sejak 2006 dan rencananya diberlakukan pada koperasi simpan-pinjam saja. Namun teknologi dan sistem informasi di mayoritas koperasi yang masih sangat terbatas. Padahal data yang dicantumkan harus yang akurat," jelas Deddy. Mengenai langkah kerja sama dengan perusahaan penyedia public utility, Deddy menegaskan pihaknya masih terbentur dengan payung hukum untuk mengakses data-data yang ada di PLN, PDAM, dan PT Telkom. Payung hukumnya berupa undang-undang. Saat ini telah ada tim koordinasi BI bersama Kementerian BUMN dan Departemen komunikasi dan informasi (Kominfo) guna menyempurkan SID yang disajikan oleh BIK BI.(er)
bisnis.com
Berita Lain
- FIF jajaki penerbitan medium term notes
- PT Bukopin Finance resmi diluncurkan
- Kembang 88 Finance biayai 5.854 unit kendaraan
- Kembang 88 Finance dapat pinjaman Rp700 miliar
- Perusahaan pembiayaan laba Rp2,6 triliun
Komentar
#1 - 25 Perusahaan ingin masuk sistem informasi debitor
Rincian ke 25 perusahaan itu siapa saja dan kategori untuk bisa masuk sistem informasi debiturnya seperti apa.?? Menurut saya sistem itu bagus agar penaganan kredit macet terdeteksi di awal
Saut Napitupulu - bogor @ 28/08/2008 - 09:49 WIB dari 125.161.199.4 (4.subnet125-161-199.speedy.telkom.net.id)