Laba industri perbankan naik 47,7% selama 2009

Rabu, 10/02/2010 14:04:10 WIBOleh: Hendri T. Asworo
JAKARTA (Bisnis.com): Industri perbankan pada 2009 tercatat membukukan laba setelah pajak sebesar Rp45,2 triliun.

Laba itu naik sebesar 47,7% atau Rp14,6 triliun dibandingkan dengan periode sebelumnya, meskipun ekspansi kredit menyusut.

Berdasarkan Statistik Perbankan Indonesia yang dikutip Bisnis.com dari situs Bank Indonesia disebutkan laba perbankan per Desember 2009 paling banyak ditopang oleh pendapatan operasional.

Pendapatan operasional mengalami kenaikan sebesar 13,7% atau sebesar Rp36,1 triliun menjadi Rp298,2 triliun. Keuntungan operasional ini ditopang oleh pendapatan bunga sebesar Rp233,7 triliun atau naik Rp32 triliun.

Selain itu, pendapatan operasional juga ditopang kenaikan nilai surat berharga, keuntungan transaksi valuta asing atau derivatif, dividen dan segmen lainnya yang mencapai 21% dari total pendapatan operasional.

Meskipun dari sisi nominal cukup besar, beban biaya operasional juga mengalami kenaikan cukup signifikan, yakni sebesar Rp26,1 triliun dibandingkan dengan tahun lalu menjadi Rp258,3 triliun.

Adapun pendapatan nonoperasional naik sebesar 24,7% atau sebesar Rp20,7 triliun menjadi Rp104,5 triliun jika dibandingkan dengan periode yang sama tahun sebelumnya.

Sementara itu, dari sisi beban biaya nonoperasional, meskipun mengalami kenaikan lebih kecil, yakni sebesar Rp17 triliun menjadi Rp82,5 triliun, hanya menyisakan laba nonopersional sebesar Rp3,7 triliun.

Artinya, laba perbankan pada tahun lalu masih didominasi dari pendapatan operasional, terutama pendapatan bunga bersih yang menopang pendapatan sebesar 79%. Padahal kredit perbankan hanya tumbuh sebesar 10,7% dibandingkan dengan periode yang sama tahun sebelumnya menjadi Rp1.430,9 triliun.(yn)
Nikmati kemudahan mengakses koran Bisnis Indonesia dalam berbagai format hanya dengan mendaftar menjadi member, GRATIS !
Daftar member »
 

Komentar

Hak Cipta © 2007 - 2009 - PT Jurnalindo Aksara Grafika