Bisnis Indonesia Online » Keuangan » Perbankan
Rabu, 07/05/2008 13:39 WIB
Presiden minta bank lebih siap hadapi krisis
oleh : Irsad Sati
JAKARTA (Bisnis): Presiden Susilo Bambang Yudoyono meminta perbankan belajar lebih dalam atas dua krisis besar di bidang keuangan yang terjadi dalam sepuluh tahun terakhir.
Kedua krisis tersebut yaitu krisis 1998 dan 2008 yang dipicu oleh kasus keuangan di Amerika Serikat. Dia mengharapkan perbankan nasional bisa lebih tahan menghadapi dampak krisis keuangan global dengan cara disiplin menerapkan Good Corporate Governance.
"Dua krisis besar yang terjadi di dunia dalam sepuluh tahun ini hari dijadikan pelajaran. Dampaknya sangat besar sehingga perbankan harus lebih siap menghadapi krisis itu," ungkapnya saat membuka acara The Asia Pasific Conference and Exhibition 2008 on Financial Transpormation di Jakarta siang ini.
Menurut dia, perbankan mempunyai peranan penting dalam perekonomian dan pembangunan nasional sehingga perlu lebih kuat dan punya daya tahan terhadap krisis. Dengan begitu, lanjutnya, perbankan dapat meningkatkan kontribusinya dalam bidang pembangunan dan perekonomian nasional dengan lebih banyak membiayai kegiatan di sektor riil. (tw)
bisnis.com
Berita Lain
- Enam nama bersaing jadi direktur Bank Mandiri
- LDR bank di Sulsel capai 96,98%
- KUR Bank Mandiri capai Rp993 miliar
- Mandiri bukukan pinjaman KUR Rp993,24 miliar
- Westpac beli St. George US$17,6 miliar
Komentar
#1 - investasi emas
Pergerakan harga emas menunjukan melemahnya uang kertas sebagai alat tukar. alat tukar yang lemah,udah layak gauntuk dievaluasi kembali. baung itu dollar,ganti dengan satuan emas per barel. uang sudah terikat sistem bunga,yang menyebabkan nilainya makin melemah. ayo investasi di http://duniaemas.blogspot.com tinggal klik emas udah ditangan.
udi pegadaian - indonesia @ 07/05/2008 - 15:34 WIB dari 125.161.37.146 (146.subnet125-161-37.speedy.telkom.net.id)