Bisnis Indonesia Online » Keuangan » Perbankan
Kamis, 08/05/2008 13:20 WIB
Bank of Korea pertahankan suku bunga 5%
oleh : Taufik Wisastra
SEOUL (Bloomberg): Bank of Korea mempertahankan suku bunga pada tingkat tertinggi dalam tujuh tahun, sementara kenaikan harga komoditas dan depresiasi won mendorong inflasi.
Gubernur bank sentral Lee Seong Tae dan dewan gubernur mempertahankan suku bunga 5%. Anmgka itu sesuai dengan prediksi 13 dari 20 ekonom dalam survei Bloomberg News. Tujuh memperkirakan penurunan suku bunga.
Para pembuat kebijakan di Asia berusaha keras menyeimbangkan dampak dari krisis finansial global dengan rekor harga pangan serta bahan bakar yang mendorong inflasi di wilayah tersebut.
Indonesia tanpa diduga menaikkan suku bunga pekan ini, sedangkan Korsel dan Jepang menahan diri dari mengikuti langkah bank sentral AS, Inggris dan Kanada yang memangkas suku bunga tahun ini saat pertumbuhan melemah.
"Risiko inflasi terlalu besar untuk diabaikan. Para pembuat kebijaksanaan memerlukan lebih banyak waktu untuk memutuskan penurunan suku bunga," ujar Oh Suk Tae, ekonom pada Citibank Korea Inc di Seoul. (tw)
bisnis.com
Berita Lain
- Revisi 3 poin sertifikasi bankir disetujui
- Pemerintah dukung Bank Mandiri beli Indover
- Beli ABN Amro, Royal Bank merugi US$11,4 miliar
- Perumnas dapat kredit Rp23 miliar dari BRI
- Bank Mandiri gaet Atma Jaya bidik mahasiswa