Bisnis Indonesia Online » Keuangan » Perbankan


Jumat, 16/05/2008 15:13 WIB

Enam nama bersaing jadi direktur Bank Mandiri

oleh : M. Munir Haikal

JAKARTA (bisnis.com): Kementerian BUMN akan menggelar fit & proper test terhadap enam nama yang diajukan komisaris PT Bank Mandiri untuk mengganti dua direktur yang habis masa jabatannya.

Meneg BUMN Sofyan Abdul Djalil mengatakan ada satu direksi yang telah habis masa jabatannya diajukan oleh komisaris untuk menjabat lagi, yaitu Zulkifli Zaini.

"Ada dua direksi Bank Mandiri yang habis masa jabatannya yaitu Omar dan Zulkifli. Kalau Omar sudah pasti diganti, sedangkan Zulkifli diajukan lagi namanya oleh komisaris,” ujarnya, siang ini.

Agenda rapat umum pemegang saham tahunan Bank Mandiri yang berlangsung pada 29 Mei mencantumkan enam hal. Salah satu agendanya adalah perubahan susunan direksi dan dewan komisaris perseroan. Omar menjabat sebagai Direktur Konsumer Bank Mandiri yang telah mengembangkan pasar kartu kredit bank tersebut.

Omar adalah Citibankers dan sempat membangun karir di PT Bimantara Citra Tbk dan ABN Amro. Pada Juli 1999, Omar bergabung dengan Bank Mandiri sebagai Senior Vice President (SVP) Bank Mandiri Bidang Pengembangan Produk dan Bisnis.

Dia ditunjuk sebagai Senior Executive Vice President Consumer Banking pada Januari 2003 dan kemudian menjabat sebagai Managing Director Consumer Banking pada April 2003. Selanjutnya, pada Mei 2003 ditunjuk sebagai Direktur Konsumer Bank Mandiri.

Zulkifli Zaini memulai karirnya sebagai Account Officer di Bank Pembangunan Indonesia yang merupakan legacy merger Bank Mandiri.

Pada Januari 2003, Zulkifli ditunjuk sebagai SVP dan Group Head Manajemen Risiko Bank Mandiri dan berlanjut pada September 2003 sebagai Direktor dan SVP Distribution Network. Sejak Juni 2006, Zulkifli ditunjuk sebagai direktur.(er)

bisnis.com

 

Berita Lain

  • Mandiri batal akuisisi Indover
  • Inggris bakal suntikan dana US$44 miliar
  • ANZ Panin Bank dapat rating AA+ (idn)
  • BI akui tak bisa selamatkan Indover Bank
  • Bank Indover dalam kondisi darurat
  • Bank Sentral Eropa pertahankan suku bunga
  • UBS AG kurangi 2.000 karyawan
  • Fortis Group diberi modal 11,2 miliar euro
  • Maybank putuskan kelanjutan akuisisi BII

Komentar

Beri Komentar