Bisnis Indonesia Online » Keuangan » Perbankan


Kamis, 07/08/2008 10:57 WIB

BNI & Depdag kembangkan ekonomi kreatif

oleh : M. Yunan Hilmi

JAKARTA (Bisnis.com): BNI menjalin kerja sama dengan Departemen Perdagangan dalam bidang pengembangan kegiatan ekonomi kreatif dan pemberdayaan pengusaha usaha mikro, kecil dan menengah (UMKM) yang meliputi sosialisasi dan cetak biru pengembangan ekonomi kreatif di Indonesia, pemberian dukungan pemberdayaan pasar tradisional, pemberian layanan jasa dan produk perbankan, dan pengelolaan kegiatan Toko Indonesia di bandara.

Kerja sama ini ditandai dengan penandatanganan Nota Kesepahaman antara Direktur Utama BNI Gatot M. Suwondo dengan Sekretaris Jenderal Depdag Ardiansyah S. Parman hari ini. Penandatanganan yang disaksikan oleh Mendag Mari E. Pangestu dilakukan disela-sela peresmian pembukaan Bulan Indonesia Kreatif.

Gatot mengatakan kegiatan ekonomi kreatif merupakan industri produk dan jasa inovatif berbasis budaya bangsa sehingga industri ini memiliki potensi bisnis yang besar pada masa yang akan datang.

"Selain pertimbangan bisnis, pengembangan kegiatan ekonomi kreatif juga memiliki nilai melestarikan hasil karya dan budaya bangsa," ujarnya.

Bulan Indonesia Kreatif merupakan ajang pameran yang menampilkan 14 subsektor di industri kreatif yaitu kerajinan, arsitektur, pasar barang seni, desain, fashion, periklanan, video/film/fotografi, permainan interaktif, musik, seni pertunjukkan, penerbitan & percetakan, layanan komputer & piranti lunak, televisi & radio, dan riset & pengembangan.

Selain di Jakarta, kegiatan ini juga digelar di Bandung, Yogyakarta, Surabaya dan Bali. Dalam rangkaian kegiatan ini, BNI juga mendukung KICK Fest, di Bandung, dan Fashion Week di Jakarta. Selama ini, BNI juga telah banyak mendukung kegiatan yang berkaitan dengan pengembangan kegiatan ekonomi kreatif. Di bidang kerajinan, selama empat tahun berturut-turut BNI mendukung pameran kerajinan INACRAFT dan Jakarta Fair, serta  pameran interior dan kerajinan ICRA 2008.(yn)

bisnis.com

 

Berita Lain

  • Mandiri batal akuisisi Indover
  • Inggris bakal suntikan dana US$44 miliar
  • ANZ Panin Bank dapat rating AA+ (idn)
  • BI akui tak bisa selamatkan Indover Bank
  • Bank Indover dalam kondisi darurat
  • Bank Sentral Eropa pertahankan suku bunga
  • UBS AG kurangi 2.000 karyawan
  • Fortis Group diberi modal 11,2 miliar euro
  • Maybank putuskan kelanjutan akuisisi BII

Komentar

Beri Komentar