Bisnis Indonesia Online » Keuangan » Perbankan


Jumat, 08/08/2008 15:59 WIB

Beli ABN Amro, Royal Bank merugi US$11,4 miliar

oleh : Berliana Elisabeth S.

LONDON (Bloomberg): Pasca membeli ABN Amro, Royal Bank of Scotland (RBS) Group Plc, bank terbesar kedua di Inggris, mencatat kerugian untuk pertama kali sejak 40 tahun yakni sebesar 5,9 miliar poundsterling (US$11,4 miliar) dalam bentuk aset kredit.

Pada semester I 2008 kerugian sebesar 761 juta poundsterling, sedangkan pada semester I 2007 masih mencatat laba bersih 3,6 miliar poundsterling. Namun kerugian ini masih leboh kecil ketimbang estimasi analis sebesar 1,16 miliar poundsterling.

Chief Executive Officer RBS Fred Goodwin mengatakan risiko kredit perseroan mulai meningkat setelah membeli ABN Amro Holding NV khususnya unit investasi bank dan unit di Asia tahun lalu senilai US$22 miliar.

Kerugian RBS pada semester I dari kredit subprime mortage, bunga kredit dan asuransi obligasi sebesar 2,8 miliar poundsterling.
Pesaingnya, Barclays Plc, bank terbesar ketiga di Inggris, juga merugi 2,8 miliar poundsterling.

"Kami melihat ada masalah pasca akuisisi ABN Amro ketika faktor risiko tidak lagi proporsional," kata Simon Pilkington analis JPMorgan Cazenove Ltd, yang menurunkan peringkat saham RBS menjadi underperform.

RBS mengeluarkan 12,3 miliar poundsterling pada Juni untuk menambah modal, menutupi kerugian dan membeli ABN Amro. RBS dan rekannya Banco Santander SA of Spain serta Fortis of Belgium mengalahkan Barclays tahun lalu untuk membeli ABN Amro yang berpusat di Amsterdam Belanda senilai US$110 miliar, akusisi bank terbesar dalam sejarah.

RBS berencana menjual unit asuransi di Inggris senilai 7 miliar poundsterling, selain itu perseroan juga tengah bernegosiasi untuk menjual unit securitas ABN Amro di Australia dan Selandia Baru.

Harga saham RBS, terpental 39% tahun ini di London, penurunan terbesar dibandingkan delapan anggota FTSE 350 Bank Index yang pada periode tersebut turut anjlok 21%.

bisnis.com

 

Berita Lain

  • Bank agar lebih piawai atur likuiditas
  • 'Bank harus lebih selektif dalam ekspansi'
  • Danamon bantu petani Bantul naikkan panen
  • Bank Maspion genjot kredit sampai Rp1,4 triliun

Komentar

Beri Komentar