Bisnis Indonesia Online » Keuangan » Perbankan
Jumat, 08/08/2008 19:00 WIB
Pemerintah dukung Bank Mandiri beli Indover
oleh : Bambang P. Jatmiko
JAKARTA: Pemerintah mendukung langkah Bank Mandiri yang berniat mengakuisisi Bank Indover dalam rangka ekspansi bisnis perseroan ke luar negeri.
Menneg BUMN Sofyan A. Djalil mengatakan pihaknya telah menerima laporan dari jajaran manajemen Bank Mandiri seputar rencana akuisisi itu. Jika dinilai menguntungkan dan memberikan nilai tambah bagi mandiri, pemerintah akan mendukung langkah tersebut.
“Saat ini tengah dilakukan due dilligence [uji tuntas] terhadap rencana akuisisi itu. Kami berprinsip kalau akuisisi itu bagus untuk pengembangan Bank Mandiri, kami akan dukung. Mandiri telah presentasi mengenai rencanaitu, dan persetujuan akan dilakukan di RUPS,” ujarnya hari ini.
Menurut Sofyan, Mandiri telah melakukan penilaian terhadap Indover, dan telah melaporkan aksi korporasi ini kepada Bank Indonesia. Dia mengakui Indover pernah memiliki kinerja yang buruk di waktu sebelumnya.
“Namun itu dulu, saat ini sudah berubah,” ujarnya.
Bank Mandiri menargetkan akuisisi tersebut rampung pada 2010. Langkah itu diambil setelah bank sentral menyebut bank pelat merah ini sebagai kandidat terkuat pembeli anak perusahaan Bank Indonesia itu dan telah mengajukan penawaran setelah Bank Eskpor Indonesia gagal mengakuisisi akibat keterbatasan modal.
Sebelumnya, Dirut Bank Mandiri Agus Martowardojo mengatakan rencana pembelian itu merupakan keinginan perseroan untuk memperluas jaringan menjadi bank internasional dan tidak ada permintaan khusus dari Bank Indonesia.
"Prosesnya normal di mana Mandiri bermaksud untuk membeli dan ada bank yang akan dijual. Bagi kami prinsipnya selama ada institusi keuangan yang dapat memberikan nilai tambah bagi perseroan, tentu kami akan berminat," jelasnya usai penandatangan MoU antara Bank Mandiri dengan Lippo Group di Jakarta, kemarin.
Sebelumnya, bank sentral menyebut Bank Mandiri sebagai kandidat terkuat pembeli anak perusahaan Bank Indonesia itu dan telah mengajukan penawaran setelah Bank Eskpor Indonesia gagal mengakuisisi akibat keterbatasan modal. (bpj/ln
bisnis.com
Berita Lain
- BI akui tak bisa selamatkan Indover Bank
- Bank Indover dalam kondisi darurat
- Bank Sentral Eropa pertahankan suku bunga
- UBS AG kurangi 2.000 karyawan
- Fortis Group diberi modal 11,2 miliar euro