Bisnis Indonesia Online » Keuangan » Perbankan


Rabu, 20/08/2008 15:50 WIB

Taiwan teliti akuisisi bank terkait mantan presiden

oleh : M. Yunan Hilmi

TAIPEI (Bloomberg): Taiwan tengah melakukan investigasi atas merger dan akuisisi sejumlah lembaga finansial termasuk Chang Hwa Commercial Bank Ltd dan Mega Financial Holding Co terkait dengan kasus korupsi mantan presiden Chen Shui-bian.

Dirjen Keuangan Negara Su Le-ming mengatakan kementerian sedang meneliti kemungkinan adanya ketidakwajaran koneksi akuisisi Taishin Financial Holdings Co atas Chang Hwa dan Chinatrust Financial Holding Co yang membeli saham milik Mega. Penyelildikan muncul setelah media lokal memberitakan kemungkinan adanya ketidakwajaran dalam program reformasi finansial milik mantan presiden yang mengundurkan diri pada 20 Mei. Diduga perjanjian-perjanjian itu terkait dengan Chen dan keluarganya.

Saham Taishin, yang dimiliki oleh Newbridge Capital LLC dan George Soros, anjlok ke level terendah kemarin setelah sejumlah media, termasuk Commercial Times dan Economic Daily News, memuat pernyataan Shih Ming-teh, mantan chairperson partai oposisi Democratic Progressive Party. Menurut dia, penawaran atas Chang Hwa kemungkinan ilegal dan perseroan itu memberikan donasi senilai 2,7 miliar dolar Taiwan (US$86 juta) kepada mantan presiden.

Taishin memasang iklan setengah halaman di koran lokal membantah berita itu. Chang Hwa juga menolak dikatakan melakukan hal yang salah.

Taishin memenangkan tawaran pada 2005 untuk membeli 22,5% saham perusahaan BUMN Chang Hwa senilai 36,5 miliar dolar Taiwan. Penawaran pada 26,12 dolar Taiwan per saham itu, lebih tinggi dari harga sahamnya 17,98 dolar Taiwan dan penawar lain termasuk Temasek Holdings Pte.

"Kami melaksanakan lelang secara terbuka dan fair, dan ini termasuk penawar internasional dengan lebih dari satu partisipan. Kami terbuka atas pemeriksaan pemerintah," kata Jubir Chang Hwa James Shih said by phone today.

Saham Taishin turun 3,5% ditutup pada 9,61 dolar Taiwan, level terendah sejak listed listed pada 18 Februari 2002, sedangkan saham Chang Hwa naik 3%.(yn)

bisnis.com

 

Berita Lain

  • Rasio kredit bermasalah di Korsel makin naik
  • Mandiri biayai 40 mitra usaha CV Vita Husada
  • Kredit belum tersalur Bank DKI Rp300 milar
  • Perbankan akan fokus garap fee based income

Komentar

Beri Komentar