Bisnis Indonesia Online » Keuangan » Perbankan


Rabu, 20/08/2008 16:39 WIB

Stanchart-Noor Islamic biayai Group GMMOS

oleh : M. Yunan Hilmi

LONDON (Bisnis.com): Standard Chartered Bank dan Noor Islamic Bank menjalin kerja sama senilai US$46 miliar untuk fasilitas dana berjangka waktu delapan tahun atas anak perusahaan Group GMMOS yaitu Stanford Charter Inc untuk pembiayaan kembali, konstruksi serta pembelian 12 Armada Offshore (Offshore Service Vessels/OSV’s).

Group GMMOS merupakan sebuah grup industri besar dalam layanan minyak dan gas yang beroperasi untuk pasar di wilayah Timur Tengah dan Caspia. Grup ini dimiliki bersama Abraaj Capital dan Waha Capital. Kerja sama atas layanan ini didasarkan atas hukum syariah dan khusus diatur untuk mendanai proyek armada saat ini serta program akuisisi armada baru di masa depan.

CEO GMMOS Group Elias Nassif mengatakan fasilitas pendanaan yang diberikan oleh kedua bank memenuhi kebutuhan pembiayaan kembali atas seluruh armada. "Ini merupakan proyek pembiayan kami pertama yang berbasis syariah dan telah membuka jalan untuk kebutuhan pembiayaan kami di masa datang."

Nigel Anton, Managing Director dan Head of Shipping Finance, Standard Chartered menjelaskan proyek pembiayaan dalam bidang transportasi saat ini telah menjadi bisnis inti dalam Standard Chartered, termasuk pembiayaan armada kapal laut di keseluruhan segmen transportasi. "Kami sungguh bangga dapat melakukan pembiayaan sesuai kebutuhan para klien. Kami berkomitmen pada industri perkapalan di Timur Tengah, dan penerapan hukum syariah pada transaksi ini jelas menunjukkan kemampuan kami yang solid.”

Hussain Al Qemzi, Group CEO, Noor Islamic Bank PJSC, menambahkan Group GMMOS merupakan pemain utama dalam layanan minyak dan gas di kawasan regional Timur Tengah. "Transaksi ini sejalan dengan strategi kami untuk menyediakan solusi layanan lengkap dalam pembiayaan sesuai kebutuhan klien. Sebagai bank global berdasarkan hukum Islam, kami bangga dapat berperan aktif dalam menyediakan transaksi berkualitas tinggi dan sesuai hukum Syariah untuk pasar modal internasional."(yn)

bisnis.com

 

Berita Lain

  • HSBC pangkas 500 karyawan di Asia
  • Mandiri gandeng IHF buka 40 sekolah SBB
  • Paskah: Belum saatnya full guarantee
  • Nasabah Bank Century tak bisa cairkan deposito

Komentar

Beri Komentar