Bisnis Indonesia Online » Keuangan » Perbankan


Kamis, 28/08/2008 12:24 WIB

BII-Acer tingkatkan cash management solution

oleh : M. Yunan Hilmi

JAKARTA (Bisnis.com): PT Bank Internasional Indonesia Tbk (BII) dan PT Acer Indonesia meningkatkan kerja sama dalam pembiayaan distributor (distributor financing) dengan menyediakan cash management solution bagi Acer beserta para distributornya.

Pengukuhan kerja sama dilakukan oleh Presiden Direktur BII Henry Ho dan CEO Acer Jason Lim di Jakarta, hari ini. Cash Management Solution adalah sistem pembayaran berbasis internet. Solusi ini akan memberikan kemudahan bagi Acer dalam memantau dan melakukan penagihan pembayaran dari para distributor.

Fasilitas ini dapat  diakses di mana saja dan kapan saja secara cepat dan tepat waktu. Dengan fasilitas ini mitra usaha langsung dapat menerima laporan lengkap, akurat secara online dan aman karena diproteksi sistem keamanan terkini. Melalui sistem pembayaran ini, Acer dapat secara otomatis melakukan pengecekan serta rekonsiliasi antara laporan dengan pembayaran yang diterima.

"Cash management solution merupakan fasilitas yang disediakan BII untuk meningkatkan kerja sama dengan Acer yang telah terjalin dengan baik selama ini. Solusi ini akan membuat proses bisnis antara BII, Acer, dan para  distributor menjadi lebih cepat dan efisien," kata Henry Ho seusai menandatangani perjanjian kerja sama.

Jason Lim menambahkan penyediaan fasilitas ini merupakan salah satu upaya BII untuk makin mendukung proses bisnis UKM/komersial yang merupakan salah satu fokus bisnis bank ini.

“Acer menerapkan model channel business yang tidak langsung. Oleh sebab itu, penting sekali bagi partner bisnis kami untuk memiliki cash flow yang sehat. Kerja sama kami dengan BII dalam cash management solution merupakan salah satu inisiatif dari Acer untuk memfasilitasi partner bisnis agar pengelolaan cash flow mereka menjadi lebih baik sehingga dapat menjadi lebih berkembang.”

Kerja sama BII dengan Acer beserta para distributornya (distributor financing) merupakan bagian dari upaya BII meningkatkan pengembangan bisnis UKM/komersial. Hingga semester I/2008, portofolio kredit UKM/komersial tumbuh sebesar 44% secara tahunan menjadi Rp12,7 triliun per 30 Juni 2008 dari Rp9,07 triliun periode sama tahun lalu. Portofolio UKM/komersial telah mencapai 35,5% dari total portofolio kredit BII.(yn)

bisnis.com

 

Berita Lain

  • HSBC pangkas 500 karyawan di Asia
  • Mandiri gandeng IHF buka 40 sekolah SBB
  • Paskah: Belum saatnya full guarantee
  • Nasabah Bank Century tak bisa cairkan deposito

Komentar

Beri Komentar