Bisnis Indonesia Online » Keuangan » Perbankan
Kamis, 28/08/2008 15:53 WIB
ABN Amro catat laba 1,52%
oleh : Berliana Elisabeth S.
JAKARTA (Bisnis.com): ABN Amro B52%ank N.V membukukan kenaikan laba akhir semester I 2008 sebesar 1,52% menjadi Rp1,07 triliun, sedangkan untuk tahun berjalan perusahaan merugi Rp14,52 miliar.
Saldo laba ABN Amro untuk akhir periode yang berakhir 30 Juni 2008 tercatat sebesar Rp1,07 triliun atau naik dari periode yang sama tahun lalu Rp1,05 triliun.
Namun perusahaan mencatat rugi operasional sebesar Rp16,08 miliar dari periode 30 Juni 2007 masih laba sebesar Rp238,92 miliar.
Dalam laporan keuangannya yang dirilis Bisnis Indonesia hari ini, perusahaan mencatat penurunan pendapatan operasional dari Rp323,06 miliar menjadi Rp264,01 miliar.
Pada semester I 2008 ini ABN tidak menyalurkan kredit usaha kecil maupun kredit UMKM. Namun kredit lainnya tercatat sebesar Rp7,05 triliun atau naik 22,2% dari tahun lalu Rp5,77 triliun.
Rasio kredit terhadap simpanan masyarakat atau loan to deposit ratio (LDR) tercatat naik menjadi 81,25% dari 67,93% dengan rasio kredit bermasalah atau non performing loan (NPL) net turun 0,53% dari 0,79%.
Capital adequacy ratio (CAR), atau rasio kecukupan modal dengan memperhitungkan risiko kredit dan risiko pasar malah turun menjadi 16,52% dari 18,18%, namun masih jauh lebih tinggi dari syarat minimum Bank Indonesia 8%.
Total aktiva ABN Amro tercatat turun menjadi Rp14,47 triliun dari Rp16,90 triliun. Royal Bank of Scotland (RBS) Group Plc, bank terbesar kedua di Inggris, pada Oktober 2007 mengakuisisi saham ABN AMro yang berpusat di Amsterdam senilai US$110 miliar, akusisi bank terbesar dalam sejarah.
bisnis.com
Berita Lain
- Mandiri tunjuk Mariono bantu Century
- Bank Century diambil alih, sahamnya disuspend
- Pemerintah akhirnya ambil alih Bank Century
- Maybank alihkan transaksi remittance ke BII
- 'Seruan pakai bank domestik bukan proteksi'