Bisnis Indonesia Online » Keuangan » Perbankan


Rabu, 03/09/2008 14:05 WIB

'Bank harus lebih selektif dalam ekspansi'

oleh : M. Yunan Hilmi

JAKARTA (Bisnis.com): Bank harus lebih selektif dalam melakukan pembiayaan sehingga dana yang tersedia tidak terkuras sia-sia di tengah ketatnya likuiditas di pasar.

Bankir bank BUMN terbesar mengatakan dari sisi penyediaan dana relatif terbatas karena environtmentnya memang digiring ke arah tersebut untuk menjaga inflasi. "Saat ini sumber dana memang terbatas karena apapun instrumennya pasti biayanya mahal, kecuali bisa akses pasar modal dengan cepat, kondisi yang juga lagi kurang bagus. Atau offshore loan jika sudah ada line agreement sejak awal sebelum likuiditas ketat. Bagi bank harus lebih selektif pembiayaan sehingga dana yang tersedia tidak terkuras sia-sia," ujarnya di Jakarta, hari ini.

Masalah likuiditas, tuturnya, adalah masalah utama yang telah dan harus menjadi concern setiap bank day to day, bukan dadakan. "Hanya saja pertumbuhan kredit dalam beberapa periode terakhir yang sangat tinggi mungkin telah memberikan arah kepada bank untuk lebih ekspansif di kuartal keempat tahun ini dan menyiapkan komitmen pipeline yang banyak, nyatanya likuiditas seret."

Menurut dia, strategi naikkan suku bunga seharusnya hanya untuk menjaga agar dana tidak keluar, kalau digunakan untuk bersaing head to head, biaya dana akan melonjak drastis.

"Saya rasa selama ekspansi kredit bisa lebih selektif, likuiditas bank masih dapat dikelola dengan baik karena kepercayaan pasar pada sistem perbankan masih cukup positif. Pertanyaannya, siapkan bank bank untuk lebih selektif dalam memberikan pembiayaan," tegasnya.

Dia mengaku bank tempatnya bekerja kini lebih fokus pada high yield loan dan fee based. (yn)

bisnis.com

 

Berita Lain

  • HSBC pangkas 500 karyawan di Asia
  • Mandiri gandeng IHF buka 40 sekolah SBB
  • Paskah: Belum saatnya full guarantee
  • Nasabah Bank Century tak bisa cairkan deposito

Komentar

Beri Komentar