Bisnis Indonesia Online » Keuangan » Perbankan
Kamis, 04/09/2008 13:42 WIB
NISP akan luncurkan kartu kredit berlogo OCBC Bank
oleh : Berliana Elisabeth S.
JAKARTA (Bisnis.com): PT Bank NISP Tbk (NISP) meluncurkan kartu kredit kartu kredit berlogo OCBC Bank dan NISP pada Oktober 2008 terkiat rencana perseroan meningkatkan penyertaan modal di PT Bank OCBC Indonesia.
Direktur NISP Rama P. Kusumputra melalui surat keterbukaan informasinya kepada Bursa Efek Indonesia tertanggal 2 September yang dirilis hari ini mengatakan peluncuran kartu kredit berlogo OCBC Bank pada kartu kredit NISP sebenarnya sudah dilakukan secara internal.
"Launching produk kartu kredit berlogo OCBC Bank dan NISP ini kepada masyarakat akan dilakukan pada Oktober 2008," kata Rama.
Dalam surat Bapepam-LK yang ditandatangani Kepala Biro Penilaian Keuangan Perusahaan Sektor Jasa M. Noor Rachman pada 27 Agustus 2008, sebesar 72,4% saham NISP dimiliki oleh OCBC Overseas Investment Pte.Ltd.
NISP sendiri saat ini memiliki penyertaan saham senilai Rp2,231 miliar atau 1% di PT Bank OCBC Indonesia.
PT Bank OCBC Indonesia adalah pihak yang mempunyai hubungan istimewa dengan perseroan. Dengan demikian terjadi hubungan afiliasi diantara OCBC Overseas Investment Pte.Ltd sebagai pemegang saham NISP, dan PT Bank OCBC Indonesia sebagai pihak yang sahamnya dimiliki NISP.
"Sehubungan dengan transaksi peningkatan penyertaan modal pada PT Bank OCBC Indonesia, perseroan bermaksud meningkatkan penyertaan modal sebesar R2,76 miliar)," kata Rama.
PT Bank OCBC Indonesia merupakan perusahaan yang 99% sahamnya dimiliki oleh Overseas Chinese Banking Corporation Ltd (OCBC Bank), yang juga merupakan pemegang saham dari OCBC Overseas Investment Pte.Ltd, pemegang saham utama NISP dan sebanyak 1% dimiliki oleh perseroan.
Rama menambahkan saat ini pelaksanaan transaksi masih menunggu keputusan dari Bank OCBC Indonesia yang harus terlebih dahulu memperoleh persetujuan dari pemegang saham untuk melakukan peningkatan modal dan persetujuan dari Bank Indonesia.
bisnis.com
Berita Lain
- Mandiri tunjuk Mariono bantu Century
- Bank Century diambil alih, sahamnya disuspend
- Pemerintah akhirnya ambil alih Bank Century
- Maybank alihkan transaksi remittance ke BII
- 'Seruan pakai bank domestik bukan proteksi'