Bisnis Indonesia Online » Keuangan » Perbankan
Selasa, 23/09/2008 12:05 WIB
Fitch: Kualitas aset bank di China memburuk
oleh : M. Yunan Hilmi
SHANGHAI (Bloomberg): Fitch Ratings melaporkan perbankan China tengah menghadapi kualitas aset makin buruk dan rendahnya pertumbuhan laba akibat situasi moneter yang ketat dan krisis kredit global yang mengakibatkan makin banyak kredit macet.
Sebanyak 14 bank publik, yang total laba bersihnya melonjak 67% pada semester I/2008 dari tahun sebelumnya, sudah menunjukkan indikasi membengkaknya kredit bermasalah dan likuiditas yang ketat.
"Perbankan China tengah menghadapi ujian riil pertama atas daya tahan mereka. Tingkat kewaspadaan merupakan jaminan bagi perbankan di negara ini untuk mampu menghadapi tantangan ke depan," kata analis perbankan Charlene Chu dan Chunling Wen.
Sektor perbankan China mencatat kenaikan laba yang signifikan sepanjang tiga tahun seiring dengan pertumbuhan ekonomi yang mencapai 10% per tahun. Industrial & Commercial Bank of China Ltd, Bank of China Ltd dan Bank of Communications Ltd diperkirakan tidak mampu meraih pertumbuhan laba seperti ketika mencatat rekor dalam paroh pertama tahun ini.
Fitch mengatakan bank-bank publik mencatat rata-rata imbal hasil kredit sebesar 7% semester I/2008, naik dari 6,3% pada 2007. Profitabilitas kredit akan makin sempit pada kuartal keempat setelah bank sentral memangkas suku bunga acuan untuk pertama kali dalam enam tahun dan menaikkan kuota kredit pada Juli.
Pendapatan bunga diperkirakan mencapai 70% lebih tinggi dari biaya bunga selama semester I. Kredit bank-bank publik berjangka lebih dari satu tahun mencapai 187 miliar yuan (US$27 miliar), naik 31% dari akhir tahun lalu.
Perbankan China sebagian besar terhindar dari dampak krisis kredit senilai lebih dari US$520 miliar yang memaksi sejumlah bank besar menaikkan modal, mengurangi karyawan, dan menderita kerugian, termasuk Citigroup Inc dan UBS AG.(yn)
bisnis.com
Berita Lain
- Mandiri tunjuk Mariono bantu Century
- Bank Century diambil alih, sahamnya disuspend
- Pemerintah akhirnya ambil alih Bank Century
- Maybank alihkan transaksi remittance ke BII
- 'Seruan pakai bank domestik bukan proteksi'