Bisnis Indonesia Online » Keuangan » Perbankan
Senin, 29/09/2008 18:25 WIB
Fortis Group diberi modal 11,2 miliar euro
oleh : M. Munir Haikal
JAKARTA (bisnis.com): Pemerintah Belgia, Luxembourg dan Belanda mengambil langkah untuk memastikan stabilitas Fortis Group dengan menyediakan modal 11,2 miliar euro guna menyingkirkan keraguan akan solvabilitas dan likuiditas perusahaan.
Dengan pemberian modal ini, pemerintah ketiga negara tersebut menjadi pemegang 49% saham Fortis Bank di masing-masing negara.
"Ini adalah berita yang sangat penting untuk klien kami. Berita ini menepis kekhawatiran akan stabilitas grup kami. Berita ini juga sekaligus menegaskan keberadaan Fortis Investments sebagai manajer investasi yang independen serta senantiasa mengutamakan kepentingan nasabah. Fortis Investments akan terus beroperasi dengan otonomi di bawah Fortis Group," ujar Presdir PT Fortis Investments Eko P. Pratomo hari ini.
Fortis Investments telah memperluas kapabilitas investasi dan platform operasionalnya setelah merger dengan ABN AMRO Asset Management dan saat ini adalah salah satu manajer investasi terbesar dalam hal ukuran dan produk investasi yang ditawarkan.
Pemegang saham baru di Fortis Group memberikan struktur yang jelas dan solid yang memberikan peluang dan keleluasaan bagi perusahaan untuk mengembangkan produk investasi serta kegiatan pelayanan nasabah ke depannya.
Dia memaparkan Fortis Investments tetap optimis pada bisnis pengelolaan dana di Indonesia didukung oleh beberapa faktor kunci. Pertama, lanjutnya, pihaknya masih menerima net subscription (pembelian netto), lebih dari Rp 1,5 triliun sepanjang 2008.
"Kami percaya bahwa investor reksa dana saat ini telah jauh lebih dewasa dan memiliki horison (jangka waktu) investasi yang cukup panjang. Itu sebabnya, penurunan pasar yang terjadi tidak berdampak signifikan namun justru dimanfaatkan oleh sebagian investor untuk melakukan pembelian." (tw)
bisnis.com
Berita Lain
- Mandiri tunjuk Mariono bantu Century
- Bank Century diambil alih, sahamnya disuspend
- Pemerintah akhirnya ambil alih Bank Century
- Maybank alihkan transaksi remittance ke BII
- 'Seruan pakai bank domestik bukan proteksi'