Bisnis Indonesia Online » Keuangan » Perbankan
Jumat, 03/10/2008 13:57 WIB
UBS AG kurangi 2.000 karyawan
oleh : Berliana Elisabeth S.
Jenewa, SWISS (Bloomberg): UBS AG, bank di Eropa yang paling terpukul krisis kredit, akan memangkas 2.000 karyawannya dari unit bank investasi dan divisi pemindahan untuk menurunkan biaya dan efisiensi.
Pemangkasan karyawan ini akan menambah pemutusan hubungan kerja di unit UBS menjadi 6.000 sejak kuartal ketiga 2007, ungkap UBS berbasis di Zurich melalui email hari ini. Pada akhir tahun, bank investasi akan memiliki karyawan menjadi 17.000 orang.
"Krisis yang melanda pasar keuangan akan secara dramatis memengaruhi dinamikan industri finansial itu sendiri yang akhirnya memaksa kami untuk melakukan serangkaian penyesuaian," kata Jerker Johansson, head of the investment bank UBS AG.
Dia menambahkan ketika pendapatan semakin tidak menentu, keputusan pemangkasan karyawan akan membuat pihaknya semakin fokus untuk bertahan, mengurangi biaya untuk menuju level yang stabil dan memperkuat posisi bisnis inti perusahaan.
UBS mengatakan akan keluar dari berinvestasi di komoditas, sebagian besar melepas logam mulia, portofolio berbasis real estate dan surat berharga priority trading. Chairman Peter Kurer mulai mengambil kebijakan untuk menjual semua unit surat berharga sejak kemarin.
Bank ini mencatat rugi akibat krisis kredit sebesar US$44,2 miliar sejak krisis dimulai pada akhir tahun lalu, angka kerugian UBS ini paling besar dari kerugian bank lainnya di Eropa. Bank ini kemarin menyatakan baru mencatat laba yang sangat kecil Juli-September 2008, keuntungan kuartalan yang petama kali dalam setahun setelah mengalami penurunan sekuritas berbasis mortgage.
bisnis.com
Berita Lain
- Mandiri tunjuk Mariono bantu Century
- Bank Century diambil alih, sahamnya disuspend
- Pemerintah akhirnya ambil alih Bank Century
- Maybank alihkan transaksi remittance ke BII
- 'Seruan pakai bank domestik bukan proteksi'