Bisnis Indonesia Online » Keuangan » Perbankan


Kamis, 09/10/2008 13:58 WIB

Saham Commonwealth Bank anjlok setelah akuisisi

oleh : Berliana Elisabeth S.

SYDNEY (Bloomberg): Commonwealth Bank of Australia, bank provider mortgage terbesar di Australia, harga sahamnya anjlok setelah perusahaan menjual A$2 miliar (US$1,3 miliar) sahamnya untuk menambah dana mengakuisisi HBOS Plc unit di Australia.

Harga saham Commonwealth Bank terjungkal 6,1% menjadi A$42,40 pada penutupan perdagangan di Sydney, sehingga dalam tahun ini sudah turun 28%. Perusahaan menjual 52,6 juta saham baru seharga A$38 per lembar atau 16% diskon dari posisi harga penutupan 7 Oktober 2008 sebelum akhirnya transaksi saham ini dihentikan sementara (suspend), ujat perusahaan dalam pernyataannya.

Commonwealth kemarin sepakat membeli BankWest, perusahaan pembiayaan yang fokus di negara bagian Western Australia dan perusahaan asuransi, aset management St. Andrew dari HBOS di Edinburgh senilai A$2,1 miliar dipicu bank HBOS kesulitan dana akibat krisis kredit di Inggris. Analis Merrill Lynch & Co dan ABN Amro NV memproyeksikan Commonwealth akan membayar senilai A$4 miliar untuk unit bisnis HBOS itu.

"Ini merupakan aset finansial yang sangat besar ditengah krisis kredit dan jual beli ini salah satu contoh bahwa Commonwealth menyesuaikan saat kondisi sulit," kata Jamie Spiteri, head dealer Shaw Stockbroking Ltd di Sydney. Dia menambahkan Commonwealth menginginkan BankWest menjual sahamnya dengan harga diskon untuk memperoleh dana tunai. Transaksi saham dihentikan sementara kemarin dan hari ini langsung bergerak seiring gejolak di pasar.

Commonwealth Bank yang berkantor pusat di Sydney, dengan rating kredit tertinggi kedua oleh Moody's Investors Service, memanfaatkan peluang dari gejolak pasar keuangan dengan mengambil alih bank asal Eropa untuk dijual kembali ketika harga membaik.

Akusisi ini memperluas jaringan pasar Commonwealth ke Western Australia, wilayah dengan pertumbuhan tercepat.

bisnis.com

 

Berita Lain

  • HSBC pangkas 500 karyawan di Asia
  • Mandiri gandeng IHF buka 40 sekolah SBB
  • Paskah: Belum saatnya full guarantee
  • Nasabah Bank Century tak bisa cairkan deposito

Komentar

Beri Komentar