Bisnis Indonesia Online » Keuangan » Syariah


Senin, 27/08/2007 12:56 WIB

BMI jadi lead arranger beli pesawat Trigana

oleh : Siti Munawaroh

JAKARTA: Bank Muamalat Indonesia (BMI) menjadi lead arranger sindikasi pembiayaan syariah internasional sebesar Rp198 miliar untuk pembelian enam pesawat oleh PT Trigana Air Service.

Selain BMI, sindikasi tersebut beranggotakan PT Al Ijarah Finance Indonesia (ALIF) yang merupakan Muamalat Grup dan International Leasing and Investment Company (ILIC) Kuwait.

Presiden Direktur PT Al Ijarah Finance Indonesia Herbudhi S. Tomo mengatakan dalam sindikasi ini Bank Muamalat menyalurkan pembiayaan sebesar Rp168 miliar, ALIF sebesar Rp10,5 miliar dan sisanya Rp19,5 miliar dari ILIC.

"Trigana Air menjadi nasabah pertama bagi sindikasi pembiayaan syariah kami. Dengan bisnis utama di penerbangan wilayah Indonesia Timur, maka langkah ini sejalan dengan pengembangan transportasi di kawasan tersebut," katanya dalam jumpa pers di sela-sela penyelenggaraan International Conference on Islamic Capital Market di Hotel Sultan Jakarta, hari ini.

Menurut Herbudi, pembiayaan syariah yang dialokasikan untuk Trigana memiliki tenor selama lima tahun. Sindikasi pembiayaan ini menggunakan akad Ijarah Muntahia Bittamlik (sewa yang diakhiri kepemilikan) dengan margin hingga 15%.

"Pencairan dana dan pembelian pesawat akan dilakukan September mendatang. Keenam pesawat yang akan dibeli Trigana digunakan untuk melayani jalur transportasi di wilayah Indonesia Timur," katanya.

Ketua Asosiasi Bank Syariah Indonesia (Asbisindo) A. Riawan Amin menyatakan pihaknya menyambut baik tercapainya sindikasi pembiayaan syariah internasional yang pertama ini.

"Kami berharap sindikasi semacam ini banyak dikembangkan dan semakin banyak bank syariah yang terlibat. Tujuannya tentu saja mendorong perkembangan keuangan dan perbankan syariah di Tanah Air,"katanya.

Menurut Herbudhi, modal ALIF saat ini sebesar Rp105 miliar dan menargetkan pembiayaan mencapai Rp240 miliar serta total aset Rp270 miliar hingga akhir 2007.

Anak perusahaan Bank Muamalat Indonesia ini fokus bisnis utamanya adalah pembiayaan korporasi berbasis syariah. Beberapa rencana sindikasi pembiayaan syariah yang akan dibiayai ALIF di antaranya proyek pembangkit listrik tenaga mini hidro (PLTM) di Sumatera Utara dan Kalimantan sebesar Rp450 miliar, proyek oil and gas sekitar US$3 juta hingga US$5 juta dan proyek infrastruktur. (09)

bisnis.com

 

Berita Lain

  • IDB siapkan US$500 juta untuk keuangan mikro
  • IDB gali investasi baru di pasar modal
  • Pemerintah perbesar underlying asset SBSN
  • SBSN akan dipromosikan ke Timteng

Komentar

#1 - Congratulation

Saya sebagai ekonom syari'ah plus pelaksana sebagai bussiness analist perbankan turut bahagia atas berkembangnya PT.BMI..Baarakallahulak

sarah - Jakarta/Indonesia @ 07/05/2008 - 10:06 WIB dari 202.77.111.55 (202.77.111.55)

Beri Komentar